Sabtu 18 Mei, 2024
Beranda Hukum&Kriminal Dua Warga Tewas dan Tiga Luka Berat Akibat Serangan OTK di Pegunungan...

Dua Warga Tewas dan Tiga Luka Berat Akibat Serangan OTK di Pegunungan Bintang Papua

Jayapura – Dua orang ditemukan tewas dan tiga lainnya mengalami luka berat akibat penganiayaan berat yang dilakukan kelompok orang tak dikenal (OTK) di Kampung Kawe, Pegunungan Bintang, Papua Tengah. Dugaan sementara, peristiwa yang menewaskan dua orang dan tiga orang warga luka-luka tersebut terkait dengan perampokan atau pencurian paksa.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Papua Komisaris Besar (Kombes) Ignatius Benny Prabowo mengatakan, Polres Pegunungan Bintang sampai saat ini masih mendalami peristiwa tersebut. Dan kepolisian masih memburu pelaku.

“Terkait motif kasus ini, dugaannya sementara ini masih terkait dengan penganiayaan, dan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK),” tutur Kombes Benny dalam keterangannya, Senin (28/8/2023).

Kombes Benny menerangkan, laporan sementara dari Polres Bukit Bintang disebutkan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Ahad (27/8/2023) sekitar pukul satu siang waktu setempat. Disebutkan, istri dari salah satu korban melaporkan kepada kepolisian setempat tentang adanya dua orang meninggal dunia di kios milik Bapak Takur di Kampung Kawe.

“Lokasi persisnya di Lokasi Minning Dokter 36,” kata Kombes Benny.

Dari laporan tersebut, pihak kepolisian menuju ke lokasi. Tiba dilokasi, kata Kombes Benny, kepolisian bukan cuma menemukan dua orang korban yang sudah tewas. Tetapi, juga menemukan tiga orang lainnya mengalami luka-luka serius akibat senjata tajam.

Polisi setempat, mengevakuasi jenazah dan korban luka-luka tersebut dengan menggunakan helikopter menuju ke Kabupaten Boven Digoel untuk penyelidikan. Dan sementara ini, kata Kombes Benny proses penyelidikan masih menduga peristiwa tersebut terkait dengan perampokan ataupun pencurian paksa dengan kekerasan.

“Kepolisian berharap, agar masyarakat di Pegunungan Bintang tetap tenang, dan tidak terpancing dengan provokasi yang memunculkan ketidakamanan,” ujar Kombes Benny.

Karena dikatakan Kombes Benny, kepolisian akan mengusut kasus dugaan pembunuhan tersebut. “Pihak kepolisian, sedang menginvestigasi dan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan fakta-fakta kejadian yang sebenarnya,” ujar Kombes Benny.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Criticism of KKB’s Presence by Human Rights Organizations

Papua - Several human rights organizations (HROs) have raised critical voices against the presence of the Armed...

Kritik terhadap Keberadaan KKB oleh Lembaga Hak Asasi Manusia

Papua - Sejumlah lembaga hak asasi manusia (HAM) telah mengangkat suara kritis terhadap keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata...

KKB is at it again by killing a civilian in Intan Jaya

Jayapura – The Armed Criminal Group (KKB) has acted again, this time the Undius Kogoya KKB led by Lewis Kogoya and Enos...

KKB Kembali Berulah Dengan Bunuh Seorang Warga Sipil di Intan Jaya

Jayapura – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah, kali ini KKB barisan Undius Kogoya pimpinan Lewis Kogoya dan Enos Tipagau melakukan aksinya...

Recent Comments