By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Golkar Desak Dubes Inggris Klarifikasi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&Kriminal

Golkar Desak Dubes Inggris Klarifikasi

SuaraNews Papua
Last updated: 11 Desember 2020 15:52
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

suaranewspapua.com. jakarta. Partai Golkar jengkel dengan aksi Pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda, yang mendeklarasikan diri sebagai Presiden Papua Barat di Inggris, pada Selasa (1/12).

Ketua Dewan Pimpinan Partai (DPP) Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi mendukung sikap protes keras pemerintah Indonesia kepada Inggris, karena dianggap melakukan pembiaran terhadap aksi provokatif tersebut.

“Kita wajib protes. Siapapun tidak boleh mengganggu kedaulatan NKRI, termasuk Inggris. Apalagi, Benny telah menjadi warga Inggris, sehingga tidak berhak mewakili rakyat Papua Barat,” kata Anggota Komisi I DPR ini dalam keterangan tertulisnya.

Politisi berkaca mata ini inginpemerintah memanggil Duta Besar Inggris di Jakarta, Owen Jenkins untuk meminta penjelasannya atas aksi Benny Wenda itu. Hal tersebut, kata dia, demi menunjukkan ketegasan Indonesia terhadap siapapun yang mengganggu kedaulatannya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (DPP PDIP) Puan Maharani menyebut, aksi Benny Wenda itu hanya mencari perhatian belaka.

“Aksi itu merupakan petualangan politik individual Benny untuk eksistensinya di panggung internasional. Kondisi di dalam negeri baik-baik saja kok,” ujarnya.

Puteri Presiden Indonesia kelima ini menilai, deklarasi kelompok Benny Wenda itu tidak mendasar. Bahkan tidak didukung masyarakat di Papua. Dia menyarankan, pemerintah disarankan bersikap tegas.

Sejauh ini pemerintah sudah memperhatikan wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua dengan pendekatan kesejahteraan maupun kemanusiaan. Misalnya, kebijakan satu harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Papua.

Selain itu, Ketua DPR ini juga meminta pemerintah terus mengkampanyekan keberhasilan pembangunan di Papua. Termasuk, mengabarkan kepada dunia bahwa Papua dalam situasi yang kondusif.

Untuk diketahui, posisi Papua Barat sebagai bagian wilayah kedaulatan Indonesia sudah jelas. Dalam The Act of Free Choice yang diterima Sidang Umum PBB dan disahkan denganResolusi Majelis Umum PBB Nomor 2054 pada 19 November 1969 dan hasil Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat) di tahun yang sama menyatakan, Papua Barat merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sah menurut hukum internasional.

Sejauh ini, pemerintah belum merasa perlu mengerahkan pasukan TNI untuk mengatasi kelompok Benny Wenda.

“Makar yang paling ringan pakai gakkum (penegakan hukum) saja, tidak usah pakai tentara,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD dikutip dari kanal Youtube Karni Ilyas Club.

You Might Also Like

Ketua Barisan Merah Putih Papua Kecam Penyanderaan Warga Sipil di Jila

Wabup Mimika: Tenang, Percayakan Aparat, Jila Segera Pulih

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

TAGGED: Golkar Desak Dubes Inggris Klarifikasi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kapolda Papua: Jangan Ada Kekerasan Selesaikan Sengketa Pilkada
Next Article “Membanggakan” Ini Dia 2 Pilot Pertama Puteri Papua di Maskapai Terbesar Indonesia
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?