Minggu 28 November, 2021
Beranda Pendidikan "Membanggakan" Ini Dia 2 Pilot Pertama Puteri Papua di Maskapai Terbesar Indonesia

“Membanggakan” Ini Dia 2 Pilot Pertama Puteri Papua di Maskapai Terbesar Indonesia

suaranewspapua.com. jakarta. Duta Besar (Dubes) RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya merasa bangga kepada dua mahasiswa asal Papua dan Papua Barat yang menempuh pendidikan di negeri Kiwi dapat menjadi pilot pertama pada maskapai penerbangan top di tanah air.

“Dua mahasiswa tersebut yakni Vanda Korisano dan Martha Itaar. Keduanya tiba di negeri Kiwi pada 2014,” kata Tantowi, beberapa waktu silam.

Menurut Dubes Tantowi, keduanya adalah mahasiswi asal Bumi Cenderawasih, dari sekitar 150 orang pelajar dan penerima beasiswa dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Pemerintah Provinsi Papua yang menempuh pendidikan di Nelson Aviation College, Selandia Baru.

“Keduanya berhasil mengejar mimpinya menjadi pilot pertama puteri Papua di maskapai terbesar Indonesia, Garuda Indonesia per Juni 2019. Vanda diterima sebagai pilot di Garuda Indonesia, sedangkan Martha diterima di Citilink,” ujar Tantowi dalam keterangan tertulis yang diterima koin24.co.id di Jakarta, Selasa (8/12/2020).

Dia menjelaskan dalam setiap pertemuan dengan para pelajar dan mahasiswa Indonesia termasuk dari Papua, pihaknya senantiasa mendorong agar generasi muda ini dapat belajar dengan tekun, berprestasi dan kelak dapat memberikan kontribusi untuk bangsa dan negara.

Senada dengan Tantowi Yahya, Marveys Ayomi Pengajar di International Pacific University (IPU) New Zealand yang selama ini menjadi mentor para mahasiswa Indonesia di kampus dan sebagai orang tua atau penanggung jawab mahasiswa Papua di Selandia Baru dalam pesannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dubes Tantowi dan pemerintah Indonesia.

Ia juga mengucapkan apresiasi kepada jajaran di KBRI Wellington atas upayanya dalam membantu dan memberikan perhatian kepada para mahasiswa Papua selama mereka menempuh pendidikan di negeri Kiwi tersebut

Sekedar informasi, Vanda dan Marta yang tiba di Selandia Baru pada 2014, tercatat pernah mendapatkan penghargaan sebagai penerbang terbaik sepanjang tahun untuk mahasiswa internasional (best all round flying performance for international students).

Keduanya mendapatkan sertifikasi berupa Private Pilot License, Commercial Pilot License dan Multi Engine Instrument Rating, di mana setelah lulus dari Selandia Baru pada awal Januari 2018, Vanda dan Martha memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Penerbangan Ganesha, Jakarta.

Lalu keduanya mendapatkan sertifikasi Indonesian DGCA Pilot License, di mana pada Juni 2019, kerja keras dan perjuangan keduanya akhirnya terbayarkan, mimpinya untuk menjadi pilot maskapai terbesar Indonesia, Garuda Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Binmas Noken Tolikara Melaksanakan  Pemolisian Masyarakat melalui program KOTEKA

Papua- Pada Kamis, tanggal 24  November 2021 Satgas Binmas Noken Wilayah Tolikara yang diawaki oleh Iptu widada, Brigadir Petrus Hamokwarong, Briptu Yordan...

Ini dia 5 Point Pernyataan Sikap Dari Tokoh Adat Papua Menjelang 1 Desember

Jayapura, Menjelang tanggal 1 Desember 2021 yang diklaim oleh kelompok ataupun simpatisan Papua Merdeka sebagai hari kemerdekaan Papua barat tampaknya tahun ini...

Pemuda Saireri : Menjelang 1 Desember Papua Harus Tetap Menjadi Tanah Damai

Jayapura, 1 Desember setiap tahunnya yang diklaim sebagai Hari Kemerdekaan Papua Barat, selalu menempatkan Papua pada situasi keamanan tertentu di beberapa wilayah...

Herman Yoku : HUT Papua Barat, 1 Desember dan Bintang Kejora Adalah Sebuah Kekeliruan Sejarah dan Pembodohan

Jayapura, Menjelang 1 Desember setiap tahunya yang diklaim sebagai HUT Papua Barat atau hari kemerdekaan bangsa Papua, para aktivis dan simpatisan Papua...

Recent Comments