By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Polda Papua Barat luncurkan 13 kampung berdikari hadapi COVID-19
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Keamanan dan Ketertiban

Polda Papua Barat luncurkan 13 kampung berdikari hadapi COVID-19

SuaraNews Papua
Last updated: 28 Juni 2020 15:23
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

Suaranewspapua.com- MANOKWARI- Kepolisian Daerah Papua Barat meluncurkan 13 Manu Yaba Nonti atau kampung berdikari sebagai percontohan kesiapan masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi virus corona jenis baru atau COVID-19.

Ke-13 kampung tersebut tersebar di 13 kabupaten dan kota di Papua Barat. Selain ketahanan pada bidang kesehatan, masyarakat di kampung-kampung ini didorong mampu menjaga ketahanan pangan serta menciptakan keamanan dan ketertiban secara berdikari.

Peluncuran dilaksanakan di Kampung Aimasi Manokwari pada Sabtu oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Gubernur Dominggus Mandacan, serta Forkopimda lainnya baik provinsi maupun kabupaten.

Kampung percontohan ini diberi nama Manu Yaba Nonti Aimasi yang berarti Kampung Berdikari Aimasi. Bahasa daerah khususnya Suku Hatam dipilih untuk mengangkat kearifan lokal masyarakat di Papua Barat.

“Kita berharap, selanjutnya bisa diterapkan juga di kampung lain di seluruh daerah di Papua Barat. Terbukti masyarakat di Kampung Aimasi mampu secara serentak protokol kesehatan diterapkan di setiap rumah,” ucap Kapolda pada kegiatan tersebut.

Menurut Kapolda, ketahanan di bidang kesehatan, ketahanan pangan dan Kamtibmas merupakan sektor atau unsur penting yang harus diperhatikan di tengah wabah corona. Di Kampung Aimasi serta 12 kampung berdikari lainya, tiga unsur tersebut benar-benar dilaksanakan secara baik.

Pada bidang ketahanan pangan, masyarakat secara mandiri mampu mengoptimalkan potensi sumber daya alam (SDA) yang tersedia. Di tengah pandemi diharapkan ekonomi masyarakat tetap terjaga.

“Pandemi COVID-19 sangat berdampak terhadap lesunya perekonomian di hampir seluruh negara di dunia. Di Kampung Aimasi masyarakat masih mampu mencukupi kebutuhan pangan dengan potensi yang ada, sehingga stok tetap terjaga melalui optimalisasi pada sektor pertanian, peternakan, perdagangan hingga sektor jasa,” kata Kapolda lagi.

Pada bidang kesehatan, tenaga dan peralatan medis pun cukup siap. Kampung ini pun bahkan telah menyiapkan fasilitas karantina bagi warga diduga terjangkit COVID-19.

“Masyarakat pun secara sadar menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan peraturan wajib pakai masker. Kalau kita keliling kampung, masyarakat menyiapkan fasilitas cuci tangan di depan rumah masing-masing,” ujar Kapolda.

Untuk menjaga situasi Kamtibmas, lanjut Tornagogo, aparat kampung telah menyiapkan standar operasi prosedur (SOP), diantaranya setiap tamu yang masuk wajib mengisi daftar hadir serta menjalani protokol kesehatan.

“Ada petugas keamanan yang berjaga-jaga di setiap pos. Mereka akan memeriksa identitas dan memeriksa suhu tubuh setiap orang yang mau masuk,” katanya lagi.

Setelah melakukan pelucuran, rombongan Kapolda dan Gubernur siang itu berkeliling kampung untuk mengecek sejumlah pos penjagaan yang persiapkan masyarakat. Rombongan juga meninjau kandang kelompok peternak sapi serta lokasi pertanian padi dan palawija milik masyarakat setempat.

You Might Also Like

Ketua Barisan Merah Putih Papua Kecam Penyanderaan Warga Sipil di Jila

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Personnel of Operation Peace Cartenz-2026 Equip Themselves with Health Education, Forms of Concern for Member Readiness and Welfare

TAGGED: Polda Papua Barat luncurkan 13 kampung berdikari hadapi COVID-19
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article DPRD Mimika Apresiasi Polisi Tindak Tegas Peredaran Miras Lokal
Next Article Teluk Bintuni Siapkan Protokol Kesehatan Memasuki Pilkada 2020
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?