Selasa 7 Desember, 2021
Beranda kesehatan Teluk Bintuni Siapkan Protokol Kesehatan Memasuki Pilkada 2020

Teluk Bintuni Siapkan Protokol Kesehatan Memasuki Pilkada 2020

Suaranewspapua.com.- TELUK BINTUNI.- Gugus tugas percepatan penanganan virus corona jenis baru (COVID-19) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, sedang menyiapkan protokol kesehatan pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Juru bicara pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni pada penanganan COVID-19, dr Wiendo Syahputra di Teluk Bintuni, Minggu menyebutkan pekan lalu sudah dilakukan pertemuan bersama Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat.

Pada kesempatan itu pihaknya pun telah mempresentasikan protokol kesehatan pada pelaksanaan Pilkada.

“Pada dasarnya keprotokolan itu akan mengacu pada surat edaran yang dikeluarkan KPU pusat. Setiap daerah yang akan menggelar Pilkada tinggal menyesuaikan,” ucap Wiendo seperti dilansir Antara.

Sesuai surat edaran tersebut, lanjut Wiendo, pelaksanaan Pilkada harus disesuaikan dengan situasi penularan COVID-19 dan kesiapan masyarakat di daerah.

Ada tiga faktor penting yang harus diperhitungkan sebelum daerah memutuskan untuk menggelar Pilkada, yakni kesiapan penyelenggara pemilu, keberhasilan pengendalian COVID-19 di masing-masing daerah dan yang ketiga partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkada.

“Karena Pilkada serentak tahun unit karena bertepatan dengan situasi pandemi sehingga seluruh tahapan harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Maka tiga hal tadi harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya lagi.

KPUD bersama gugus tugas, kata Wiendo, berusaha mempersiapkan protokol kesehatan secara detail. Tidak boleh satu pun dari tiga faktor tersebut terabaikan karena dapat berakibat fatal baik terhadap keberhasilan Pilkada maupun risiko penularan COVID-19.

Untuk alat pelindung diri (APD) bagi penyelenggara Pemilu, menurutnya, akan dipersiapkan oleh KPU. Pada pesta demokrasi ini gugus tugas punya tanggungjawab untuk mengawal dari sisi teknis penerapan protokol kesehatan.

“KPU sendiri tentu sudah mengalokasikan dana untuk pengadaan APD. Anggaran untuk APD itu pun pastinya akan didukung oleh pemerintah daerah. Kami hanya membantu dari sisi teknis penggunaan APD, pelaksanaan protokol serta perhitungan jumlah APD yang dibutuhkan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Satgas Nemangkawi Bersama Polres Pegunungan Bintang Cek TKP Kebakaran di SMA N 1 Oksibil

Papua- Satgas Nemangkawi bersama Polres Pegunungan Bintang dan Satgas Pamrahwan menanggapi laporan adanya kebakaran di SMAN 1 Oksibil Jl. Yapimakot Kampung Esipding...

SATGAS NEMANGKAWI DAN POLRES NABIRE RINGKUS DPO PENJUAL AMUNISI DI KABUPATEN NABIRE

Jayapura – Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021 pukul 17.33 WIT bertempat di Jalan Poros Wadio-Wanggar Kabupaten Nabire, personil gabungan Satgas...

Kegiatan SI IPAR dari binmas Noken Dekatkan Polisi dengan Anak PAUD Koya Timur

Papua- Sektor pemolisian masyarakat seringkali menjadi hal yang luput dari lensa media. Di wilayah Papua, community policing atau pemolisian masyarakat merupakan program...

KETUA API PROVINSI PAPUA AJAK MASYARAKAT JAGA KAMTIBMAS JELANG PERAYAAN NATAL 2021 DAN TAHUN BARU 2022

Jayapura - Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua pendeta Jimmy Koirewoa, S.Th mengajak semua...

Recent Comments