By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: KPK Kawal Aksi Pencegahan Korupsi di Papua Melalui Aplikasi JAGA
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&Kriminal

KPK Kawal Aksi Pencegahan Korupsi di Papua Melalui Aplikasi JAGA

SuaraNews Papua
Last updated: 2 Desember 2020 15:26
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

suaranewspapua.com. jakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengawal implementasi rencana aksi pencegahan rasuah oleh masyarakat Papua. Hal tersebut, sebagai tindak lanjut dari kegiatan Sosialisasi Implementasi Pencegahan Korupsi melalui aplikasi JAGA di Papua dan Papua Barat yang berlangsung 24-25 November 2020 dan diikuti 284 peserta.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding, mengatakan, rencana aksi yang menjadi output dari kegiatan sosialisasi tersebut bakal dimulai pada Desember 2020. Diagendakan, berlangsung selama satu tahun.

“Setelah itu, KPK akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk mengukur tingkat keberhasilan aksi yang dijalankan oleh masyarakat bersama-sama dengan pemerintah daerah setempat,” ujar Ipi dalam keterangannya, Senin (30/11).

Pada kegiatan sosialisasi, Ipi mengungkapkan, peserta terdiri dari mahasiswa, komunitas, media, dan masyarakat umum. Mereka dibagi ke dalam kelas-kelas kecil berdasarkan tiga kategori sektor layanan publik, yaitu pendidikan, kesehatan dan bantuan sosial, serta anggaran daerah dan anggaran kampung yang menjadi peminatan peserta. 

Lalu, dikelompokkan lagi berdasarkan wilayah peserta, yaitu Papua, Papua Barat, dan Jayapura-Merauke. Sembilan kelompok kemudian mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait tiga kategori sektor layanan publik.

“Disepakati permasalahan yang paling mendasar pada tiap sektor. Di sektor anggaran daerah dan desa, persoalannya adalah terkait minimnya pengawasan dalam transparansi anggaran kampung. Selain itu, peserta juga menemukan minimnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang dana desa,” ujarnya.

“Sementara pada sektor pendidikan, permasalahan yang diidentifikasi adalah minimnya sarana dan prasarana, sehingga berdampak pada distribusi guru yang kurang merata. Selain itu, rendahnya transparansi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” lanjutnya.

Sedangkan dua permasalahan pada sektor kesehatan dan bansos, imbuh Ipi, paling banyak dikeluhkan adalah tidak tersedianya obat-obatan dan tenaga medis di fasilitas kesehatan masyarakat dan minimnya data penerima bansos. Salah satunya disebabkan data yang belum dimutakhirkan.

You Might Also Like

Ketua Barisan Merah Putih Papua Kecam Penyanderaan Warga Sipil di Jila

Wabup Mimika: Tenang, Percayakan Aparat, Jila Segera Pulih

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

TAGGED: KPK kawal Rencana Aksi Pencegahan Korupsi di Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Moeldoko: Pembangunan Papua dan Papua Barat Dipercepat
Next Article Penerimaan Calon Bintara Polri di Papua Barat Dibuka, 70 Persen Kuota untuk Putra-Putri Asli
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?