Biak Numfor — Dalam upaya mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis budaya lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor menyelenggarakan pelatihan pembuatan suvenir bagi warga asli Papua. Kegiatan ini dilaksanakan di Biak, Papua, pada Jumat (31/10), dengan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai distrik.
Pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan-bahan alami menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi, seperti ukiran, anyaman, dan pernak-pernik khas Papua.
Menurut keterangan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor, kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk memperkuat sektor usaha kecil serta memperkenalkan potensi kerajinan lokal ke pasar yang lebih luas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangkitkan semangat wirausaha masyarakat asli Papua agar mampu menghasilkan produk unggulan daerah yang berdaya saing dan bernilai ekonomi,” ujarnya.
Selain diberikan pelatihan teknis, para peserta juga mendapatkan pembekalan tentang pengelolaan usaha, strategi promosi, dan cara memasarkan produk secara digital.
Langkah ini diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Pemkab Biak Numfor berharap masyarakat asli Papua dapat semakin berdaya, kreatif, dan ikut berperan aktif dalam memperkuat perekonomian daerah melalui karya-karya yang mencerminkan identitas budaya lokal.


