By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Upaya Polri Tangani Pemberontakan KKB Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&KriminalKeamanan dan Ketertiban

Upaya Polri Tangani Pemberontakan KKB Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 17 September 2020 14:47
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

suaranewspapua.com. JAKARTA- Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan, kasus kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua terus menjadi perhatian aparat gabungan TNI-Polri. Sebab itu, Satgas Nawangkawi dibentuk sebagai upaya langkah penanganan konkret.

“Makanya Polri membuat Ops Nawangkawi, sekarang sudah tahap keempat, 31 Juni sampai dengan 31 Desember 2020,” tutur Awi saat dikonfrimasi, Rabu (16/9).

Menurut Awi, salah satu tugas Satgas Nawangkawi adalah melakukan operasi penegakan hukum terhadap KKB. Tim bekerja untuk bergerak cepat dalam mengejar dan menangkap kelompok tersebut.

“Ops Binmas Noken memberikan bimbingan penyuluhan terhadap masyarakat, misal bimbingan tentang berkebun, bertani, dan beternak. Dan Ops Humas yang mengedukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh adanya hoaks, dan lain-lain,” kata Awi.

Polri mencatat sudah ada sebanyak 46 kasus kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap masyarakat sipil dan anggota TNI Polri di Papua sepanjang tahun 2020.

“Untuk korban meninggal dunia sebanyak sembilan orang yakni lima orang warga sipil, dua anggota TNI, dan dua anggota Polri,” tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 15 September 2020.

Menurut Awi, korban yang mengalami luka-luka ada sebanyak 23 orang. Terdiri dari 10 warga sipil, tujuh anggota TNI, dan enam anggota Polri. Adapun kasus terbaru adalah dua pengemudi ojek yang mengalami penembakan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Senin 14 September 2020.

Korban atas nama Laode Anas (34) dan Fatur Rahman (23) ditembaki dalam waktu berbeda, namun di lokasi yang sama yakni Kampung Mamba. Keduanya sedang mengantar penumpang melewati wilayah tersebut.

Laode Anas melintas pada pukul 11.15 Wit dan ditembaki sebanyak tujuh kali. Timah panas menembus tangan kanannya.

Sementara Fatur Rahman melintas pukul 11.20 Wit. Dia mengalami luka tembak di bagian perut dan cedera akibat sabetan senjata tajam di dahi dan hidung

“(Fatur) Ditembaki dari arah ketinggian dan dianiaya oleh KKB. Mengetahui peristiwa tersebut, tim gabungan TNI-Polri yang sedang bertugas segera mengamankan saudara FR dan membawanya ke Puskesmas Bilogai,” kata Awi.

You Might Also Like

Patroli Humanis di Kali Samabuasa, Satgas Damai Cartenz Dekatkan Diri dengan Warga Lewat Dialog dan Hasil Bumi

In Samabuasa River Area, Task Force Operation Peace Cartenz Patrol Marked by Dialogue and Purchase of Local Produce

Ketua Barisan Merah Putih Papua Kecam Penyanderaan Warga Sipil di Jila

Wabup Mimika: Tenang, Percayakan Aparat, Jila Segera Pulih

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Segera Rampung, Ini Penampakan Megahnya Istora Papua
Next Article BNN PB Ringkus Pengedar Narkoba di Sorong, Modus Dimasukan Dalam Bungkusan Kopi
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?