By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: “Ketua Dewan Gereja Papua Minta Tokoh Adat dan Agama Jadi Teladan Damai”
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita UtamaImbauan

“Ketua Dewan Gereja Papua Minta Tokoh Adat dan Agama Jadi Teladan Damai”

SuaraNews Papua
Last updated: 10 Agustus 2025 00:03
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

Papua- Menanggapi beredarnya informasi mengenai rencana aksi damai pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua nomor urut 01, BTM–CK, pada Senin (11/8/2025), Ketua Dewan Gereja Papua, Pdt. Benny Giay, mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, mengedepankan persaudaraan, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.

Ia menegaskan bahwa kedua pasangan calon merupakan putra-putra terbaik Papua. “BTM–CK maupun Mari-Yo sama-sama putra asli Papua. Siapapun yang terpilih, tetap anak Papua. Mari kita menghormati pilihan rakyat dan proses demokrasi yang sedang berjalan,” ujarnya.

Pdt. Benny juga mengingatkan bahwa aksi yang berujung kekacauan akan berdampak luas pada kehidupan sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat. “Kita semua saudara. Jangan sampai karena perbedaan pilihan, kita saling melukai. Kerusuhan hanya akan membawa penderitaan bagi kita sendiri. Semua pihak harus menahan diri, menghargai proses, dan mengutamakan kepentingan bersama,” tegasnya.

Menurut Pdt. Benny Giay, demokrasi bukan ajang permusuhan, melainkan sarana untuk menentukan pemimpin secara damai dan bermartabat. Kedua pasangan calon yang berkompetisi adalah putra-putra terbaik Papua. Mereka lahir, besar, dan mengabdi untuk tanah ini. Tidak ada alasan untuk memecah belah persaudaraan hanya karena berbeda pilihan politik.

Lebih lanjut, ia meminta para tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. “Saya mendorong semua pemimpin komunitas untuk memberikan teladan. Kita harus bersama-sama mengingatkan warga bahwa perdamaian jauh lebih berharga daripada kemenangan politik sesaat,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Pdt. Benny mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum Pilkada ini sebagai ajang memperkuat persatuan. “Mari kita tunjukkan bahwa Papua bisa menjadi contoh daerah yang damai, dewasa, dan bermartabat dalam berdemokrasi. Siapapun yang memimpin nanti, ia adalah milik seluruh rakyat Papua, bukan hanya pendukungnya,” pungkasnya.

You Might Also Like

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Putri Papua Dipercaya Membawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Pemprov Papua Tengah Perluas Perlindungan Kesehatan, 50 Ribu Warga Terdaftar JKN

Pemerintah Didorong Percepat Pemulihan Pascakonflik di Jayawijaya

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

TAGGED: Pdt. Benny Giay: Perdamaian Lebih Penting dari Kemenangan Politik
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pendeta Papua Ingatkan Tokoh Agama Tidak Jadi Alat Politik
Next Article Gereja Bukan Panggung Politik
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?