By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Biar Tak Terpecah Belah, Warga Pegunungan di Jayapura Jangan Terkecoh Isu Provokatif Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Biar Tak Terpecah Belah, Warga Pegunungan di Jayapura Jangan Terkecoh Isu Provokatif Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 28 Juli 2026 14:22
SuaraNews Papua 3 minggu ago
Share
SHARE

Jayapura – Masyarakat perantau asal wilayah pegunungan yang menetap di Kota Jayapura diminta untuk mempererat persatuan dan tidak mudah tergiur oleh berbagai isu provokatif yang berkembang mengenai Papua.
Hal ini disampaikan Gembala Gereja Kingmi Yerusalem Kampung Harapan, Oni Wantik, sebagai respons terhadap dinamika informasi terkini di tanah Papua.
“Jadi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga,” tegas Oni melalui pesan tertulisnya, Selasa (21/7/2026).

Oni mengingatkan kembali esensi keberadaan warga pegunungan di ibu kota provinsi tersebut.

Menurutnya, mayoritas masyarakat yang datang ke kota ini berstatus sebagai perantau yang mengemban misi penting untuk memperbaiki taraf hidup dan membangun masa depan yang lebih baik.
Oleh karena itu, kerukunan antarwarga harus menjadi prioritas utama yang tidak boleh dirusak oleh informasi hoaks.

“Masyarakat agar tetap menjaga kebersamaan, menghormati satu sama lain, serta tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” kata Oni mengingatkan.

Selain memberikan imbauan kepada warga, Oni juga menyoroti pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan pemuka agama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Sinergi ini dinilai penting untuk membentengi masyarakat dari pengaruh negatif kelompok-kelompok yang ingin memecah belah persatuan.

Pemerintah bersama para gembala gereja serta tokoh agama lainnya diharapkan dapat terus memberikan pembinaan serta pendampingan intensif kepada jemaat maupun masyarakat luas.

Peran aktif para tokoh agama di lapangan diyakini sangat penting dalam memberikan pemahaman yang benar, menyejukkan suasana, sekaligus memperkuat benteng moral masyarakat di tengah derasnya arus informasi.

Melalui pendekatan yang humanis dan edukasi yang konsisten dari mimbar-mimbar gereja, masyarakat diharapkan mampu menyaring setiap informasi yang diterima secara bijak.
“Dengan kesadaran bersama, saya piki ini menjadi kunci utama untuk mewujudkan Kota Jayapura yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh lapisan warga yang tinggal di dalamnya,” tandas Oni.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Papuan Regional Police enlivens the 81st Anniversary of the Republic of Indonesia by Distributing Hundreds of Flags to Riders

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ministry of Home Affairs Strengthens Golden Indonesia Vision in Mountainous Papua
Next Article To Avoid Disunity, Mountain Residents in Jayapura Should Not Be Fooled by Provocative Issues in Papua
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?