Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pada 2026 melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis berupa jalan dan jembatan di wilayah pesisir dan pegunungan.
Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menyatakan pembangunan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun Papua dari wilayah perkampungan menuju pusat kota.
“Kami membangun di wilayah pesisir, mulai dari Kampung Potowaiburu, Mimika Barat, sampai Distrik Agimuga,” ujar Yoga, Sabtu di Timika.
Ia menambahkan, pembangunan jalan akan menyasar Kampung Potowaiburu di Distrik Mimika Barat Jauh, Kampung Kapiraya di Distrik Mimika Barat Tengah, serta beberapa ruas di Distrik Agimuga.
“Pembangunan jalan ini bertujuan mempermudah konektivitas warga dalam membawa hasil pertanian, perikanan, dan perkebunan untuk dijual di Kota Timika,” jelas Yoga.
Dengan terbukanya akses transportasi, diharapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir dan pedalaman Mimika semakin meningkat. Kawasan ini memang dikenal kaya akan sumber daya alam, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga perkebunan.
“Daerah pesisir dan pinggiran akan kami bangun infrastrukturnya sesuai kebutuhan mereka, terutama konektivitas antarwilayah pedalaman agar terhubung ke Timika,” tegas Yoga.
Selain itu, PUPR Mimika juga akan membangun fasilitas air bersih di Kampung Ipaya, Distrik Amar, menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO) yang dapat mengubah air payau menjadi air bersih layak konsumsi.
Tidak hanya itu, pembangunan jembatan gantung sepanjang 115 meter di Kampung Mioko, Distrik Mimika Tengah, juga akan direalisasikan tahun ini.
“Wilayah pegunungan juga akan dibangun jembatan gantung, karena masyarakat di sana sangat membutuhkan infrastruktur tersebut,” pungkas Yoga.
Langkah-langkah ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas, mendukung kesejahteraan warga, dan menandai kemajuan nyata pembangunan Papua dari wilayah perkampungan menuju pusat kota.


