By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Imbauan

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 9 Februari 2026 01:58
SuaraNews Papua 6 bulan ago
Share
SHARE

Jayapura – Semangat persaudaraan dan kedamaian di Tanah Papua terus tumbuh seiring pendekatan humanis yang secara konsisten dijalankan oleh anggota Polri. Kehadiran aparat kepolisian yang mengedepankan dialog, empati, serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat menjadi energi positif yang membangkitkan optimisme di kalangan generasi muda Papua.

Tokoh Pemuda Papua, Marten Satya, menilai pendekatan yang dilakukan anggota Polri tidak hanya berfokus pada upaya menjaga keamanan, tetapi juga menanamkan harapan serta membangun kepercayaan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pemuda.

Menurut Marten, anggota Polri telah menunjukkan wajah kepolisian yang bersahabat dan membumi. Mereka hadir bukan semata sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mau mendengar, memahami, dan berjalan bersama warga.

“Kami merasakan perubahan yang nyata. Anggota Polri bekerja dengan hati. Mereka menghormati adat, menyapa masyarakat dengan santun, dan benar-benar memahami keberagaman Papua,” ujar Marten.

Ia menegaskan bahwa pemuda Papua membutuhkan keteladanan, bukan sekadar instruksi. Pendekatan humanis tersebut dinilai mampu menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kedamaian.

“Ketika aparat hadir dengan pendekatan kemanusiaan, pemuda merasa dihargai. Dari situlah tumbuh kesadaran untuk ikut menjaga tanah kelahiran, bukan karena rasa takut, tetapi karena cinta,” lanjutnya.

Marten juga mengajak generasi muda Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecah persatuan. Ia menekankan bahwa masa depan Papua sangat bergantung pada peran aktif pemuda sebagai agen perdamaian.

“Pemuda Papua harus menjadi penjaga kedamaian. Jangan mudah terhasut. Mari kita rawat sinergi antara Polri dan masyarakat. Inilah jalan menuju Papua yang aman, bermartabat, dan penuh harapan,” tegasnya.

Pendekatan humanis yang diterapkan anggota Polri menjadi bukti bahwa keamanan yang kokoh lahir dari kepercayaan, dan perdamaian sejati tumbuh dari sentuhan hati. Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga dan menginspirasi pemuda Papua untuk berada di garda terdepan dalam menjaga masa depan Tanah Papua yang damai dan sejahtera.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Personnel of Operation Peace Cartenz-2026 Equip Themselves with Health Education, Forms of Concern for Member Readiness and Welfare

Personel Operasi Damai Cartenz-2026 Bekali Diri dengan Edukasi Kesehatan, Wujud Kepedulian terhadap Kesiapan dan Kesejahteraan Anggota

TAGGED: KAMTIBMAS
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Weaving Peace from the Heart, the Humanist Approach of the Damai Cartenz Task Force Inspires Papua’s Youth
Next Article Pemprov Papua Targetkan Perluasan Gerai Koperasi Merah Putih di 999 Kampung
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?