By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Bangkitkan Semangat Pemuda Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita UtamaSosial Budaya

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 8 Februari 2026 08:49
SuaraNews Papua 6 bulan ago
Share
SHARE

JAYAPURA – Semangat persaudaraan dan kedamaian di Tanah Papua terus tumbuh seiring dengan pendekatan humanis yang konsisten dijalankan oleh Satgas Damai Cartenz 2026. Kehadiran aparat keamanan yang mengedepankan dialog, empati, dan penghormatan terhadap nilai adat kini menjadi energi positif yang membangkitkan optimisme generasi muda Papua.

Tokoh Pemuda Papua, Marten Satya, menilai pendekatan yang dilakukan Satgas Damai Cartenz bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menanamkan harapan dan kepercayaan di tengah masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

Menurut Marten, personel Satgas Damai Cartenz telah menunjukkan wajah Polri yang bersahabat dan membumi. Mereka hadir tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai saudara yang mau mendengar, memahami, dan berjalan bersama masyarakat.

“Kami merasakan perubahan yang nyata. Personel Satgas Damai Cartenz bekerja dengan hati. Mereka menghormati adat, menyapa masyarakat dengan santun, dan benar-benar memahami keberagaman Papua,” ujar Marten di Jayapura, Sabtu (7/2).

Ia menegaskan bahwa pemuda Papua membutuhkan teladan, bukan sekadar instruksi. Pendekatan humanis inilah yang menurutnya mampu menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kedamaian.

“Ketika aparat hadir dengan rasa kemanusiaan, pemuda merasa dihargai. Dari situlah tumbuh keberanian untuk ikut menjaga tanah kelahiran, bukan karena takut, tetapi karena cinta,” lanjutnya.

Marten juga mengajak generasi muda Papua untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah persatuan. Ia menekankan bahwa masa depan Papua sangat bergantung pada peran aktif pemuda sebagai agen perdamaian.

“Pemuda Papua harus menjadi penjaga damai. Jangan mudah terhasut. Mari kita rawat sinergi antara Polri dan masyarakat. Ini adalah jalan menuju Papua yang aman, bermartabat, dan penuh harapan,” tegasnya.

Pendekatan humanis Satgas Damai Cartenz 2026 menjadi bukti bahwa keamanan yang kuat lahir dari kepercayaan, dan perdamaian yang sejati tumbuh dari sentuhan hati. Sinergi ini diharapkan terus menyala, menginspirasi pemuda Papua untuk berdiri di garda terdepan menjaga masa depan Tanah Papua yang damai dan sejahtera.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Papuan Regional Police enlivens the 81st Anniversary of the Republic of Indonesia by Distributing Hundreds of Flags to Riders

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Winning Hearts: Human-Centered Approach by Damai Cartenz Task Force Earns Praise from Youth Leader
Next Article Weaving Peace from the Heart, the Humanist Approach of the Damai Cartenz Task Force Inspires Papua’s Youth
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?