By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Usai Dilantik, Ini yang akan Dilakukan Gubernur dan Wagub Papua Pegunungan di Bidang Pendidikan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
ImbauanKesejahteraanPemerintahan

Usai Dilantik, Ini yang akan Dilakukan Gubernur dan Wagub Papua Pegunungan di Bidang Pendidikan

SuaraNews Papua
Last updated: 19 April 2025 09:56
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

WAMENA- Usai resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur pertama untuk Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Pegunungan, kini Jhon Tabo dan Ones Pahabol bakal merealisasikan janji politiknya untuk sekolah berpola asrama, serta menggratiskan pendidikan sampai perguruan tinggi.

Gubenur Papua Pegunungan Jhon Tabo, mengatakan program yang ditawarkan kemarin adalah pendidikan berpola asrama. Ini dilakukan karena kondisi dan karateristik Papua Pegunungan yang sulit akses sehingga anak -anak di kampung -kampung terpencil susah mendapatkan pendidikan yang baik.

“Pendidikan berpola asrama, dan program ini akan nyambung dengan Program makan bergizi,” ujarnya usai dilantik di Istana Negara Jakarta kemarin.

Ia menginginkan anak -anak yang ada di kampung akan dididik dalam sekolah berpola asrama tersebut, dan tugas mereka adalah belajar dan sekolah, untuk makan dan minum semuanya sudah disiapkan oleh pemerintah. Selain itu biaya pendidikan juga akan digratiskan.

“Mulai dari TK, SD, SMP itu tanggungjawab Kabupaten, SMA/SMK dan perguruan tinggi, sampai dengan mengirim anak -anak yang kualitasnya bagus untuk kuliah di luar negeri itu adalah tanggungjawab Pemprov Papua pegunungan,” beber Jhon Tabo

Mantan Bupati Tolikara dan Mamberamo Raya ini menilai jika program ini merupakan berbagi tanggungjawab antara provinsi dan 8 kabupaten dan hasilnya akan melihat output dan out come. Sebab selama ini tidak pernah diperhitungkan, meskipun pemerintah pusat memberikan anggaran yang besar tapi out come nya nol.

“Berapa banyak yang dilahirkan jadi profesor, Doktor, S2, S1 ini tidak pernah terdata, sehingga dalam pemerintahannya ini akan menjadi salah satu prioritas yang akan dilakukan,” beber Jhon Tabo.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Papuan Regional Police enlivens the 81st Anniversary of the Republic of Indonesia by Distributing Hundreds of Flags to Riders

TAGGED: Papua, Pendidikan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Diduga Jadi Korban KDRT Saat Hamil 7 Bulan, Fresya Prawes** Buw*** Ungkap Kisah Pilu di Media Sosial
Next Article After Inauguration, Here’s What the Governor and Deputy Governor of Papua Pegunungan Will Do in the Education Sector
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?