By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Dari Tugas ke Kebersamaan: Momen Akrab Polisi dan Anak Papua di Mimika
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita UtamaKAMTIBMASKeamanan dan KetertibanKesejahteraanPelayananPembangunanUncategorized

Dari Tugas ke Kebersamaan: Momen Akrab Polisi dan Anak Papua di Mimika

SuaraNews Papua
Last updated: 2 Maret 2025 19:54
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

Dari Tugas ke Kebersamaan: Momen Akrab Polisi dan Anak Papua di Mimika

Mimika Sabtu (1/2)- Malam mulai merayap di Mimika, Papua Tengah. Lampu-lampu menerangi sudut kota, menciptakan suasana yang hangat di tengah dinginnya udara. Di sebuah meja sederhana, Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kompol Yusuf Tauziri, S.I.K., duduk menikmati makan malamnya. Namun, yang membuat pemandangan ini istimewa bukanlah hidangan di depannya, melainkan seorang bocah kecil yang dengan polosnya menghampiri.

Wajah bocah itu ceria, penuh rasa ingin tahu. Dengan langkah percaya diri, ia mendekat dan melontarkan pertanyaan jenaka yang langsung disambut tawa Kompol Yusuf. Bukan sekadar menjawab, perwira menengah ini lantas berbagi cerita, menjelaskan sesuatu dengan bahasa sederhana, sembari sesekali tertawa bersama bocah yang tampak antusias.

Tak ada sekat di antara mereka. Momen ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan simbol kehangatan dan pendekatan humanis yang terus dikedepankan dalam Operasi Damai Cartenz-2025.

“Kedekatan dengan anak-anak Papua adalah bagian dari upaya kami untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan penuh kebersamaan. Kami ingin mereka merasakan bahwa kehadiran kami membawa rasa aman, bukan ketakutan,” ujar Kompol Yusuf, matanya berbinar penuh ketulusan.

Di tempat terpisah, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Polisi Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa interaksi kecil seperti ini punya dampak besar. Bagi mereka, kehadiran aparat di Papua bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Dengan pendekatan yang lebih humanis, diharapkan kepercayaan dan kedamaian di Papua dapat terus terjalin dengan erat,” katanya.

Malam itu, tak ada batas antara seorang aparat dan seorang anak kecil. Hanya tawa yang terdengar, hangat, penuh makna—sebuah langkah kecil menuju Papua yang lebih damai.

You Might Also Like

Resident Victim of Severe Assault in Dekai; Operation Damai Cartenz Police Task Force Pursues Perpetrator

Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kejar Pelaku

Youth Forum Urges Papuan Youth to Create and Contribute to the Region

Forum Pemuda Ajak Generasi Muda Papua Berkarya dan Berkontribusi bagi Daerah

Tabi Customary Leader Proposes Dialogue as Solution to Papua Conflict

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Operasi Damai Cartenz: A Meaningful Bond Between Police and Papuan Children
Next Article From Duty to Togetherness: A Heartwarming Moment Between Police and a Papuan Child in Mimika
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?