By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Aksi KKB di Puncak: Perselingkuhan Jadi Pemicu Pembakaran Fasilitas Pemerintah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&Kriminal

Aksi KKB di Puncak: Perselingkuhan Jadi Pemicu Pembakaran Fasilitas Pemerintah

SuaraNews Papua
Last updated: 4 Februari 2025 22:50
SuaraNews Papua 2 tahun ago
Share
SHARE

Ilaga-Puncak, 3 Februari 2025 – Warga di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, digegerkan dengan serangan yang dilakukan oleh komplotan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Kalenak Murib dan Tenius Kulua. Pada Senin (3/2) sore, sekitar pukul 16.29 WIT. Kompotan KKB tersebut membakar empat bangunan di Kampung Kelemame dan Kampung Pasir Putih.

Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., bersama Wakil Kepala Operasi Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., memberikan penjelasan mengenai peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihak kepolisian bersama Satgas Ops Damai Cartenz 2025 menerima laporan terkait insiden pembakaran ini, yang akhirnya mengarah pada penyelidikan lebih lanjut.

Ternyata, penyebab dari aksi kekerasan ini diduga berawal dari perselisihan Kompotan KKB terkait masalah perselingkuhan. Isu perselingkuhan yang melibatkan istri salah satu Kompotan KKB, Tenius Kulua, menjadi pemicu utama konflik yang kemudian melibatkan Komplotan KKB Kalenak Murib.

Sebagai akibat dari serangan tersebut, sejumlah bangunan pemerintah menjadi sasaran pembakaran, antara lain:

1. Kantor Kampung Pasir Putih

2. Kantor Kampung Kelemame

3. Dua bangunan SD Negeri Kelemame

Dalam menanggapi situasi ini, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Ia meminta agar informasi terkait keberadaan KKB segera disampaikan kepada pihak berwajib demi menjaga keamanan.

“Kami harap warga tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat penting untuk menciptakan ketertiban,” ujarnya.

Insiden ini kembali mengungkapkan betapa brutalnya tindakan yang dilakukan oleh Kompotan KKB di Papua.

You Might Also Like

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Kecam Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo, Tokoh Papua Serukan Perlindungan Warga Sipil dan Penegakan Hukum

TAGGED: kriminal
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Humanitarian Action: Ops Damai Cartenz 2025 Task Force Medical Team Provides Free Healthcare Services for Puncak Jaya Residents
Next Article KKB Action in Puncak: Infidelity Triggers the Burning of Government Facilities
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?