Selasa 27 Februari, 2024
Beranda Politik Antusiasme Masyarakat Papua Jelang Pemilu, Pj Walikota Jayapura: Hak Politik Kita Harus...

Antusiasme Masyarakat Papua Jelang Pemilu, Pj Walikota Jayapura: Hak Politik Kita Harus Diberikan

Jayapura – Menghitung mundur menuju pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang tinggal 26 Hari lagi.

“Saya berharap partisipasi Pemilu di Kota Jayapura tahun 2024 ini bisa di atas 90 persen,” ungkap Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pakey.

Frans Pakey menyampaikan bahwa proses menuju Pemilihan Umum 2024 sedang berlangsung di KPU. Di tengah kesibukan KPU Provinsi Papua mendistribusikan logistik ke berbagai kabupaten dan kota, tingkat kabupaten/kota juga telah memulai fase sortir dan pelipatan surat suara.

Sementara partai politik (Parpol) sedang berada dalam masa kampanye, Frans Pakey berharap agar seluruh warga Kota Jayapura turut serta dalam mendukung tahapan Pemilu yang saat ini tengah berjalan di KPU.

“Pesan saya kepada masyarakat di Kota Jayapura kita tetap ciptakan suasana aman dan damai jelang Pemilu,” ujar Frans Pakey.

Dukungan masyarakat diharapkan akan tercermin melalui partisipasi mereka untuk memberikan suara pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

Frans Pakey mendorong agar masyarakat Jayapura tidak Golput. Ia mengajak warga untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak suara mereka pada Pemilu kali ini.

“Hak politik kita sebagai masyarakat di Kota Jayapura ini harus diberikan. Ini juga sebagai dukungan untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu 2024,” tegas Frans Pekey.

Menyinggung tentang kesiapan dan kelancaran Pemilu, Frans Pakey menegaskan bahwa semua proses ini akan diatur oleh penyelenggara Pemilu, termasuk KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan instansi di tingkat bawah seperti Panitia Pemilihan Desa (PPD), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan lainnya.

“Prinsipnya pemerintah daerah, TNI- Polri mendukung penuh dari suksesnya pesta demokrasi di Kota Jayapura ini,” kata Frans Pekey.

Frans Pakey menambahkan bahwa perbedaan pilihan politik seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan atau konflik dalam masyarakat. Ia menekankan bahwa hak demokrasi setiap warga negara untuk mendukung calon terbaik dan partai politik sesuai dengan pilihannya, tanpa menimbulkan perpecahan.

“Beda pilihan itu hak demokrasi setiap warga negara, siapa calon terbaik dan mendukung Parpol manapun menurut pilihannya,” tandas Frans Pekey. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Australia Appreciates Indonesian Government for Developing Papua and Keeping Security

Jayapura- The Australian Government through its Ambassador, HE Penny Williams met with Papua Police Chief Inspector General Mathius D. Fakhiri and Head...

Bertemu Kapolda Papua dan Ka Ops Damai Cartenz-2024, Australia Apresiasi Pemerintah RI Bangun Papua dan Jaga Keamanan

Jayapura- Pemerintah Australia melalui Duta Besarnya, HE Penny Williams bertemu Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri dan Ka Ops Damai Cartenz-2014,...

Ahead of Plenary, Security Forces Tightly Guard KPU Kab. Bintang Mountains

Oksibil- The joint TNI-POLRI security forces strictly guarded the KPU Kab. Bintang Mountains ahead of the Regency level plenary meeting, Tuesday, February...

Jelang Pleno, Aparat Keamanan Jaga Ketat KPU Kab. Pegunungan Bintang

Oksibil- Aparat keamanan gabungan TNI-POLRI jaga ketat KPU Kab. Pegunungan Bintang jelang rapat Pleno tingkat Kabupaten, Selasa 26 Februari 2024.

Recent Comments