By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Pepera 1969 dan Finalnya Integrasi Papua ke NKRI
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita UtamaHeadline NewsPolitik

Pepera 1969 dan Finalnya Integrasi Papua ke NKRI

SuaraNews Papua
Last updated: 16 Januari 2026 21:35
SuaraNews Papua 7 bulan ago
Share
SHARE

Papua — Sejarah mencatat bahwa Papua Barat, yang sebelumnya dikenal sebagai Irian Barat atau Irian Jaya, merupakan wilayah bekas koloni Belanda pada masa kolonial. Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, Belanda masih berupaya mempertahankan kendali atas wilayah tersebut.

Upaya itu memicu konflik antara Indonesia dan Belanda yang berlangsung selama beberapa tahun pascakemerdekaan. Ketegangan akhirnya menemukan titik terang melalui Perjanjian New York tahun 1962, di mana Belanda sepakat menyerahkan administrasi Papua Barat kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebelum kemudian dialihkan kepada Indonesia.

Sebagai bagian dari proses penentuan status politik wilayah, pada tahun 1969 dilaksanakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Papua Barat. Dalam proses tersebut, perwakilan masyarakat menyatakan pilihan untuk bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berdasarkan hasil Pepera, Papua Barat secara resmi dan sah menjadi bagian dari Indonesia pada tahun 1969. Keputusan ini kemudian diterima dan dicatat dalam sistem internasional.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap kekhasan budaya, sejarah, dan kondisi sosial masyarakat setempat, pemerintah Indonesia memberikan status otonomi khusus bagi Papua dan Papua Barat. Kebijakan ini bertujuan mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Sejak integrasi tersebut, Provinsi Papua dan Papua Barat terus mengalami perkembangan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial, hingga politik. Berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah menjadi bukti nyata perhatian negara terhadap Papua sebagai bagian sah dan tidak terpisahkan dari NKRI.

Sejarah sudah bicara, keputusan sudah diambil, dan integrasi Papua ke dalam NKRI bersifat final. Tinggal satu tugas bersama: menjaga kedamaian dan melanjutkan pembangunan demi masa depan Papua yang lebih sejahtera.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Papuan Regional Police enlivens the 81st Anniversary of the Republic of Indonesia by Distributing Hundreds of Flags to Riders

TAGGED: Pepera 1969 dan Finalnya Integrasi Papua ke NKRI
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Highlighting Papua’s Development Direction, DPD Senator Calls for Focus on Schools and Hospitals
Next Article Pemerintah Berkomitmen Tuntaskan Pembangunan Papua, Wapres Gibran Angkat Bicara
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?