By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Penanganan KKB Papua Masih Utamakan Soft Approach
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&KriminalImbauanKeamanan dan Ketertiban

Penanganan KKB Papua Masih Utamakan Soft Approach

SuaraNews Papua
Last updated: 10 Desember 2023 21:39
SuaraNews Papua 3 tahun ago
Share
SHARE

JAYAPURA – Penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menjadi salah satu perhatian Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Ia menyebut, saat ini penanganan kelompok bersenjata di Papua masih menggunakan soft approach, yakni operasi teritorial.

“Untuk menangani OPM yang masih berulah, kita masih menggunakan soft approach, yakni dari TNI akan menggelar operasi teritorial untuk mempercepat pembangunan di wilayah Papua,” katanya, Jumat 8/12/2023 di Jayapura.

Kata Panglima, jika penanganan soft approach ini tidak diindahkan oleh KKB Papua, maka tindakan terakhir yang digunakan adalah hard approach.

“Kita juga akan menggunakan hard approach. Tapi itu adalah tindakan terakhir apabila kombatan itu gunakan senjata, kita lawan dengan senjata. Tapi sebenarnya itu tidak kita harapkan,” ungkap Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Panglima menyebut, Papua sudah diberikan anggaran yang cukup tinggi, tapi sangat disayangkan karena masih ada kesenjangan sosial di masyarakat Papua.

“Keberadaan prajurit TNI di Papua adalah untuk membantu program-program Pemerintah dengan tujuan untuk menyejahterakan masyarakat Papua, karena TNI berkolaborasi dengan instansi lain seperti Polri dan kementerian/lembaga terkait untuk membangun Papua,” jelasnya.

Panglima TNI juga berharap kepada Pemerintah daerah di Papua maupun instansi terkait, apabila melaksanakan pekerjaan di daerah rawan gangguan KKB agar meminta bantuan pengamanan kepada TNI-Polri, guna meminimalisir aksi teror dari pihak KKB.

“Ya, tadi kan penembakan terhadap masyarakat yang sedang membangun. Seperti kemarin di Paro, kita membangun Puskesmas ditembak. Jadi kita kolaborasi. Saya sampaikan ke kementerian terkait apabila melakukan kegiatan pembangunan dan sebagainya di Papua, harus kolaborasi dengan TNI-Polri, sehingga bisa diamankan,” punkasnya.

You Might Also Like

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

TAGGED: Penanganan KKB Papua Masih Utamakan Soft Approach
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Chief of the Great Tribe of Puncak Timika: Let Us Together Maintain Security, Integrity, Peace
Next Article Handling Papuan KKB Still Prioritizes Soft Approach
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?