By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Tokoh Adat Tabi Tolak Rencana Demo Dukung ULMWP. “Jangan Ganggu Kedamaian Kami Di Wilayah Adat Tabi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&KriminalImbauanKeamanan dan Ketertiban

Tokoh Adat Tabi Tolak Rencana Demo Dukung ULMWP. “Jangan Ganggu Kedamaian Kami Di Wilayah Adat Tabi

SuaraNews Papua
Last updated: 11 Juli 2023 23:38
SuaraNews Papua 3 tahun ago
Share
SHARE

Jayapura- Menyikapi rencana aksi damai mendukung keanggotaan penuh United Liberation Movement West Papua (ULMWP) di Melanesian Spearhead Grup (MSG) yang akan digelar pada Rabu besok, sejumlah tokoh masyarakat Tabi angkat bicara.

Para tokoh masyarakat ini dengan tegas menolak seruan aksi demo tersebut karena dinilai akan menganggu aktifitas masyarakat di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.

“Demo itu bukan budaya orang Tabi, kalau ada masalah mari duduk bersama dan selesaikan di para-para adat karena demo bisa berkahir merugikan masyarakat. Yang merasa diri dirugikan bicara dengan tokoh adat yang punya tanah dan negeri ini,” kata Ondofolo Sosiri, Boas Enock saat memberikan keterangan kepada awak media di Sentani pada Selasa (11/7) sore.
“Bagi saudara-saudara yang datang tinggal di tanah Khenambai Umbay dan Port Numbay harus menghargai masyarakat pemilik tanah, jangan bertindak bodoh. Kami tokoh masyarakat selalu menghargai siapa pun yang datang dan tinggal disini, jadi hargai kami juga,” pintanya.

“Kami berharap kita saling menghargai karena kita semua sama. Jangan melakukan sesuatu disini yang merugikan masyarakat lainnya,”samabungnya.

Ditempat yang sama Ondofolo Putali, Neles Monim, menyebut, masyarakat di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura adalah masyarakat yang heterogen sehingga harus saling menghargai satu sama lain. Jangan membuat aksi demo yang merugikan masyarakat lainnya.

“Masyarakat di tanah Tabi adalah masyarakat yang heterogen bermacam-macam suku. Jadi jangan menggelar aksi-aksi demo yang merugikan masyarakat lainnya. Kita harusnya saling membantu dan membangun daerah,” ujarnya.

Dirinya menilai, saat ini pemerintah daerah tengah fokus bekerja membangun daerah, sehingga jangan ada aksi yang menghambat pembangunan dan merugikan ornag lain.

“Bagi masyarakat yang akan melakukan demonstrasi besok jangan lakukan hal seperti itu disini karena pemerintah sementara fokus bekerja membangun daerah. Jangan membuat aksi yang nantinya merugikan orang lain,” tuturnya.

“Mari kita satukan tekat membantu pemerintah. Aspirasi apa pun lakukan secara terhormat dan kita sama-sama menjaga ketertiban dan tidak merugikan orang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Aktivis Pemuda, Emond Karuway juga mengajak teman pemuda untuk tidak terlibat dengan hal-hal yang merugikan diri sendiri dan merugikan orang lain.

“Saya menghimbau kepada teman-teman pemuda dan mahasiswa yang sementara kuliah di Kota Jayapura jangan mau dimanfaatkan dan terlibat pada hal yang merugikan diri sendiri,” ajaknya.

Emond menilai, aksi demo yang dilakukan tidak akan mmeberikan dampak yang baik. pasalnya aksi demo sering disusupi dan berujung pada tindakan yang mengganggu kamtibmas di Kota Jayapura.

“Kepada teman-teman pemuda jangan mau dimanfaatkan. Mari kita jaga tanah papua sebagai rumah bersama,” tandasnya.

You Might Also Like

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

TAGGED: Tokoh Adat Tabi Tolak Rencana Demo Dukung ULMWP. “Jangan Ganggu Kedamaian Kami Di Wilayah Adat Tabi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Papua Police Chief: It’s True Egianus Kogoya Doesn’t Ask for Money But If You Need the Government to Provide
Next Article Tabi Traditional Leaders Reject Demo Plan to Support ULMWP. “Don’t Disturb Our Peace in Tabi Customary Territory
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?