By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Kembali, TNI-POLRI Evakuasi 25 Warga Sipil di Distrik Paro Nduga
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
PelayananPeristiwa

Kembali, TNI-POLRI Evakuasi 25 Warga Sipil di Distrik Paro Nduga

SuaraNews Papua
Last updated: 11 Februari 2023 10:07
SuaraNews Papua 4 tahun ago
Share
SHARE

JAYAPURA – Pasukan militer gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri kembali melakukan evakuasi terhadap warga sipil di Distrik Paro, Nduga, Papua Pegunungan. Evakuasi dilakukan karena diyakini situasi yang semakin tak aman di wilayah tersebut menyusul kabar tentang sejumlah ancaman dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua (Wakapolda) Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H. mengatakan, pada Jumat (10/2/2023) sebanyak 25 warga bisa diamankan ke wilayah Kenyam dari Paro.

“Bahwa warga yang dievakuasi tersebut, merupakan masyarakat biasa yang mendapatkan ancaman-ancaman dan intimidasi dari KKB,” ujar Brigjen Pol Ramdani dalam siaran pers yang bertempat Mapolres Mimika, Jumat (10/2/2023).

Brigjen Pol Ramdani menerangkan, evakuasi dilakukan menggunakan helikopter milik TNI dan Polri. Heli Polri mengangkut 12 orang yang terdiri dari 8 dewasa dan 4 anak-anak. Heli milik TNI mengangkut 13 orang yang terdiri dari 6 dewasa, dan 7 anak-anak.

KKB Nduga yang menyatakan perang terhadap pemerintah Indonesia dipimpin oleh Egianus Kogoya. Kelompok separatisme itu merupakan bagian dari tentara gerilyawan tinggi sokongan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Mereka selama ini melakukan serangan terhadap fasilitas-fasilitas umum, dan bangunan milik pemerintah resmi. Bahkan melakukan penyerangan terhadap personil militer, maupun kepolisian, serta warga sipil yang bukan asli orang Papua.

Baru-baru ini kelompok tersebut menyerang Lapangan Udara di Paro dan membakar satu pesawat penerbangan sipil milik Susi Air. Tak ada korban jiwa dalam serangan tersebut. Tetapi pilot pesawat tersebut, atas nama Kapten Philips Max Marthens diyakini dalam penyanderaan KKB.

Sampai saat ini keberadaan pilot asal Selandia Baru itu belum diketemukan, pun tak diketahui nasibnya masih bernyawa atau tidak. Sementara 15 pekerja pembangunan puskesmas di wilayah tersebut, dievakuasi ke Mimika lantaran keamanan.

You Might Also Like

Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz di Muara Puncak Jaya, Hadir Menyapa dan Berbagi Bersama Masyarakat

Patroli Humanis Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Perkuat Rasa Aman dan Kepercayaan Masyarakat di Lanny Jaya

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu

Integrasi Papua ke Indonesia, Akademisi Unud: Sah Secara Hukum Internasional

Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis dan Pelayanan Kesehatan di Sinak

TAGGED: Kembali, TNI-POLRI Evakuasi 25 Warga Sipil di Distrik Paro Nduga
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pangdam XVII/ Cenderawasih dan Wakapolda Papua Gelar Pres Confres Bahas Peristiwa Poro, Kab. Nduga
Next Article Polisi Selidiki Beredarnya Foto Pria Berkewarganegaraan Asing Kibarkan Bendera Bintang Kejora
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?