Nabire – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nabire menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengatakan, program bedah rumah dilaksanakan setelah jajaran Polres Nabire melakukan survei langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Hasil survei menetapkan rumah milik Yulius Danomira di Jalan Jakarta, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire Kota, sebagai penerima program. Rumah sederhana berukuran sekitar 4 x 8 meter yang telah berdiri sejak awal tahun 1970-an itu dinilai sudah tidak layak dihuni karena mengalami kerusakan pada berbagai bagian bangunan.
“Kami bersama para perwira turun langsung melihat kondisi masyarakat. Setelah meninjau rumah Bapak Yulius Danomira, kami memutuskan untuk melakukan bedah rumah karena kondisinya sudah tidak layak huni,” ujar Kapolres.
Pembangunan rumah dilaksanakan selama hampir tiga bulan sejak 27 Maret 2026. Berkat kerja sama seluruh personel Polres Nabire dan dukungan berbagai pihak, rumah tersebut kini telah berubah menjadi hunian permanen berukuran 13 x 13 meter yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati.
Kapolres menyampaikan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Selain melaksanakan program bedah rumah, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Polres Nabire juga merenovasi 27 unit rumah dinas personel Polri di Jalan Sudirman, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire Kota. Tujuh unit menjalani renovasi berat, sedangkan 20 unit lainnya mendapatkan renovasi ringan guna meningkatkan kenyamanan hunian personel.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini yang meresmikan rumah tersebut berharap bantuan itu dapat menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat.
“Rumah bukan sekadar bangunan, tetapi tempat tumbuhnya harapan, kasih sayang, dan masa depan keluarga. Semoga rumah ini membawa kebahagiaan serta menjadi penyemangat untuk terus berjuang meraih cita-cita,” ungkapnya.
Sementara itu, Yulius Danomira menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran Polda Papua Tengah dan Polres Nabire atas bantuan yang telah diterimanya.
“Saya sangat bersyukur atas program bedah rumah ini. Terima kasih kepada Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Nabire yang telah memberikan perhatian kepada keluarga kami. Kini kami memiliki rumah yang aman dan layak untuk ditempati,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nabire berharap kehadiran Polri dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.


