By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Sebby Sambom Sebar Teror Dengan Release dan Video Kekerasan KKB di Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&KriminalImbauanKeamanan dan Ketertiban

Sebby Sambom Sebar Teror Dengan Release dan Video Kekerasan KKB di Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 12 Desember 2022 21:01
SuaraNews Papua 4 tahun ago
Share
SHARE

Jayapura – Sebby Sambom (Jubir Komnas TPN PB) menyebarkan teror terhadap masyarakat terkait dengan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan membuat rilis dan menyebar video-video kekerasan yang dilakukan oleh KKB yang ada di Papua.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz yang juga Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, hal ini sengaja untuk memberikan rasa takut kepada seluruh masyarakat di Papua.

Lanjut, kata Kamal, bahwa peristiwa dalam video tersebut merupakan peristiwa pembunuhan yang terjadi di Pegunungan Bintang pada tanggal 6 Desember 2022 yang menyebabkan 3 tukang ojek meninggal dunia dan 3 orang selamat.

“Keenam tukang ojek setiap hari berada di pangkalan ojek, dari video yang disebarkan terlihat KKB dengan kejam membunuh tukang ojek meski para korban sudah tidak berdaya,” ujarnya.

Kombes Kamal menjelaskan bahwa para korban tersebut merupakan masyarakat sipil asli Sulawesi Selatan yang merantau ke Papua untuk mencari nafkah karena penghasilan sebagai tukang ojek cukup menjanjikan dalam setiap harinya.

“Para korban tersebut merupakan masyarakat sipil, bukan anggota Intelijen dari TNI-Polri, hal ini dapat dicek ke aparat desa para korban di Sulsel,” tuturnya.

Kasatgas Humas menegaskan bahwa setiap KKB melakukan kekerasan terhadap masyarakat, maka Sebby Sambom atau kelompoknya selalu menyebut korban adalah anggota Intelijen TNI-Polri yang menyusup sebagai tukang bangunan, pekerja proyek, tukang ojek, tenaga medis dan tenaga pendidik (guru).

“Diimbau kepada seluruh masyarkat agar tetap hati-hati dan waspada kapan dan dimana saja berada, bedakan informasi sekecil apapun untuk terciptanya Kamtibmas yang kondusif, kehadiran TNI-Polri tidak lain adalah untuk menciptakan rasa aman dan nyaman guna kelancaran kehidupan masyarakat dan pembangunan Daerah di Papua,” pungkas Kasatgas.

You Might Also Like

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Personnel of Operation Peace Cartenz-2026 Equip Themselves with Health Education, Forms of Concern for Member Readiness and Welfare

Kaops Damai Cartenz-2026 Tinjau Pos Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Sinak, Perkuat Pendekatan Humanis Bersama Masyarakat

Tokoh Pemuda Tabi Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Penyampaian Aspirasi

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Inilah Keseruan Anak-anak Kabupaten Nduga Belajar Bersama Personil Binmas Noken
Next Article Binmas Noken Tidak Henti-hentinya Ajarkan Membaca dan Menulis di Kampung Yagara
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?