By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Penanganan Kasus Rasisme Oleh Pemerintah, KKSS Papua: Pelaku Ujaran Kebencian Harus Dihukum Berat
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&KriminalKeamanan dan KetertibanMitra PemerintahSosial Budaya

Penanganan Kasus Rasisme Oleh Pemerintah, KKSS Papua: Pelaku Ujaran Kebencian Harus Dihukum Berat

SuaraNews Papua
Last updated: 1 Februari 2021 16:23
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

Suaranewspapua.com – Apresiasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Papua pada pemerintah pusat dan daerah yang bergerak cepat dalam menangani kasus rasisme belakangan ini.

“Kami juga mengapresiasi pihak keamanan dalam hal ini Kapolda Papua yang langsung bereaksi dengan mengumpulkan tokoh-tokoh baik adat, agama maupun masyarakat untuk menjaga masyarakatnya masing-masing,” katanya.

Ketua KKSS Provinsi Papua Mansyur di Jayapura, Rabu, menyebutkan jika muncul kasus rasisme seperti ini, pemerintah memang harus bertindak cepat sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan berdampak pada ketertiban serta keamanan suatu wilayah.

Menurut Mansyur, langkah antisipasi seperti ini juga bertujuan untuk mencegah kejadian-kejadian di masa lampau tidak terulang lagi di Papua maupun tempat lain akibat keterlambatan penanganan.

“Oleh karena itu, ke depan hal-hal seperti ini harus segera ditangani bahkan jika perlu diberi efek jera agar tidak diulangi lagi,” ujarnya.

Dia menjelaskan sebagai masyarakat yang tinggal berdomisili, lahir dan besar di Tanah Papua, penghinaan terhadap sosok Natalius Pigai juga turut dirasakan oleh pihaknya.

“Untuk itu, pelaku ujaran kebencian harus dihukum berat sesuai undang-undang yang berlaku sehingga ke depan tidak ada lagi yang berani melakukan perbuatan tersebut,” katanya lagi.

Dia juga mengimbau masyarakat KKSS khususnya, dan Papua pada umumnya untuk menahan diri, tenang dan bersabar serta menyerahkan proses hukum kepada pihak berwajib.

Sebelumnya, isu rasisme muncul setelah adanya ujaran kebencian yang dilontarkan Ambroncius Nababan terhadap aktivis Bumi Cenderawasih Natalius Pigai di media sosial.

You Might Also Like

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Putri Papua Dipercaya Membawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Personnel of Operation Peace Cartenz-2026 Equip Themselves with Health Education, Forms of Concern for Member Readiness and Welfare

TAGGED: Rasisme
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Lagi, KKB Berulah dan Tembak Warga Bermarga Bagau
Next Article Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Penikam Pendeta di Jalan Hom-Hom
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?