Sabtu 9 Desember, 2023
Beranda Pelayanan Komisi IV Bersama Sekwan DPR Papua Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Dok...

Komisi IV Bersama Sekwan DPR Papua Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Dok IX Jayapura

suaranewspapua.com. JAYAPURA- Meskipun peristiwa kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah warga di pemukiman padat penduduk yang berada di Dok IX, Kota Jayapura, pada Senin malam (19/10), tidak menelan korban jiwa, namun sontak membuat warga Kota Jayapura ikut cemas dan sedih atas kejadian tersebut.

Apalagi musibah kebakaran itu terjadi di tengah pandemi covid-19 seperti ini. Tak hayal para korban khususnya yang ekonomi lemah makin menderita. Karena harus kehilangan rumah dan harta benda lainnya.

Untuk mengobati duka dan meringankan beban para korban kebakaran ini, Sekretaris Komisi IV DPR Papua, Sinut Busup didampingi anggota Komisi IV, Jansen Monim, ST, M, MT dan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua, DR. Juliana J. Waromi, SE.M.Si dengan hati yang tulus datang menyerahkan bantuan bahan makanan (Bama) berupa Beras 50 karung, Mie Instan dan Ikan Kaleng Sarden di Posko pengungsian kebakaran yang di pusatkan di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Dok IX Jayapura, Selasa (20/10), sore.

Sekretaris Komisi IV DPR Papua, Sinut Busup mengatakan, sebelum menyerahkan bantuan Bama tersebut, pihaknya juga sudah meninjau lokasi tempat kebakaran itu terjadi.

“Jadi sebelum kami ke posko penerimaan bantuan ini, tetlebih dulu kami tinjau lokasi kebakaran. Dan, memang jika dilihat dari dekat, kami sangat sedih karena semua rumah penduduk sudah rata dengan tanah. Tak ada satu fisik pun yang berdiri semua sudah hangus, tidak ada yang bisa diselamatkan selain nyawa mereka karena itu lebih penting dari segala-galanya. Namun kami berharap para korban kebakaran ini tetap kuat dan bersabar. Mungkin ada rencana Tuhan yang lebih baik dan lebih indah untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah kebakaran ini,” kata Sinut Busup ketika di temui Pasific Pos di Posko Kebakaran Dok IX Jayapura, Selasa (20/10).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun berharap, apa yang telah diberikan ini jangan dilihat seberapa banyak jumlah dan nilanya tetapi, tapi inilah bentuk rasa kepedulian dari Komisi IV DPR Papua dan Ibu Sekwan DPR Papua, Juliana Waromi yang juga telah memberikan bantuan berupa dana.

“Hari ini kami datang serahkan bantuan untuk para korban kebakaran atas nama Komisi IV bersama Ibu Sekwan. Tapi kami mohon jangan dilihat dari besar kecilnya bentuk bantuan kami ini. Tetapi inilah bentuk rasa kepedulian kami sebagai wakil rakyat dan juga sesama warga Kota Jayapura untuk ikut membantu para korban kebakaran. Jadi hari ini kami datang atas nama Komisi IV, tapi nanti atas nama lembaga, rencananya besok pimpinan DPR Papua juga akan datang untuk mengunjungi para korban, ” ujar Sinut Busup.

Menurut Sinut Busup, sebagai Komisi IV yang membidangi Infrasyruktur, lokasi tempat kebakaran itu memang sangat tidak layak untuk menjadi hunian masyarakat, dikarenakan begitu banyak rumah penduduk yang saling berdempetan dan terbuat dari kayu yang mudah terbakar. Sehingga kedepannya harus menggunakan beton jika ingin membangun rumah kembali di lokasi tersebut.

“Mungkin kedepannya, dari Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Dinas Sosial bisa atur ini dengan baik. Sehingga peristwa seperti ini tidak terulang kembali. Kalau bisa bangunannya jangan menggunakan kayu atau bahan yang mudah terbakar. Jadi saran kami dari Komisi IV, harus dibangun dengan beton,” tandas Sinut Busup.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kota Jayapura, Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi menyampaikan banyak terimakasih atas kunjungan dan bantuan dari Komisi IV beserta Ibu Sekwan DPR Papua ke Posko Kebakara Dok IX.

“Mudah-mudahan masyarakat kita yang tertimpa musibah ini bisa terobati dengan kehadiran dari perwakilan Komisi IV beserta Ibu Sekwan Juliana Waromi ke tempat ini. Dan bisa menerima peristiwa kebakaran ini dengan lapang dada,” ujarnya

Namun sebagai informasi kata, bahwa jumlah korban jiwa ada sekitat 860 jiwa dan jumlah kk ada 340. Sementara untuk bangunan rumah, ada 146 bangunan rumah yang tercatat hangus terbakar.

“Lokasi atau tempat pengungsiannya ada tiga lokasi. Jadi ada tiga titik tempat pengungsian. Di tempat ini ada dua tempat pengungsian dan yang satunya lagi di Aula Kantor Dinas Sosial. Tapi ini tetap menjadi perhatian kami dan kami akan selalu komunikasi namun tetap memberikan suport, juga selalu memperhatikan makan dan minum dari para korban kebakaran ini, dengan memberikan makan tiga kali sehari termasuk kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

“Jadi seluruh bantuan ini, besok kami akan salurkan per KK kepada korban kebakaran. Tapi sebagian kecilnya kita akan masak untuk diberikan kepada mereka juga,”sambungnya.

Pada kesempayan itu, Sinut Busup kembali menambahkan, meskipun ada tiga aula yang telah disediakan bagi para pengungsi kebakaran, namun tak menutup kemungkinan ke tiga tempat itu memadai bagi para korban, karena wabah virus corona atau covid -19 ini, sangat berbahaya sehingga sangat tidak bisa untuk menampung sekian ratus orang di tiga tempat ini.

Menurut legislator Papua ini, kendati demikian hal itu harus dilakukan untuk mewanti-wanti adanya penambahan penderita covid-19. Karena para korban ini juga sudah berada di tiga tempat yang sama, secara otomatis wabah virus ini akan semakin berkembang dan sangat berbahaya.

“Sekarang bagaimana Pemkot dan Pemprov serta Pemkab bersama dengan Tim Covid-19, mulai hari ini harus ambil langkah-langkah atau solusi. Tidak boleh lagi para korban bencana ini disatukan di tempat ini,”pintanya.

Selain itu, sambungnya, juga ada ibu hamil, balita dan Lansia. Sehingga harus dipindahkan ke tempat yang kosong. Itu salah satu cara untuk memutus mata rante wabah ini. Karena covid ini memang membuat kita semua jadi susah

“Jadi mulai dari sekarang Pemerintah Provinsi dan Pemkot serta Tim Covid harus kerjasama atasi masalah ini. Ini menjadi kekhawatiran kita bersama, makanya diatur baik, jangan sampai ada klaster baru di tengah musibah kebakaran ini. Termasuk para pengunjung yang datang kemari juga harus tetap menjaga protokoler kesehatan dengan mencuci tangan dan harus menggunakan masker,” tutup Sinut Busup.

Sekedar diketahui, dihari yang sama, Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Paskalis Letsoin, SH berserta anggota Komisi I DPR Papua juga telah mengunjungi para korban kebakaran Dok IX Jayapura.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

10 Months Held Hostage by KKB, Susi Air Pilot Captain Philips Said to be Still Alive

Jayapura - For almost 10 months, the Armed Criminal Group (KKB) led by Egianus Kogoya has held hostage the Susi Air pilot,...

10 Bulan Disandera KKB, Pilot Susi Air Kapten Philips Disebut Masih Hidup

Jayapura - Sudah hampir 10 bulan, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya menyandera pilot Susi Air, Kapten Philips Mark Merthens. Sampai...

Successful in Strict Action against Papuan KKB, Papuan Indigenous Youth Appreciate Cartenz-2023 Peace Ops Task Force

Jayapura- The success of the Cartenz-2023 Peace Operation Task Force in disclosing cases related to the Papuan Armed Criminal Group (KKB) and...

Berhasil Tindak Tegas KKB Papua, Pemuda Adat Papua Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz-2023

Jayapura- Keberhasilan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2023 dalam melakukan pengungkapan kasus-kasus yang berkaitan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dan Penindakan yang...

Recent Comments