Selasa 16 April, 2024
Beranda Keamanan dan Ketertiban Aksi Polisi di Kaimana Kawal Petugas Kesehatan Menyeberangi Sungai Sejauh 15 Km

Aksi Polisi di Kaimana Kawal Petugas Kesehatan Menyeberangi Sungai Sejauh 15 Km

Suaranewspapua.com,Kaimana – Melindung, melayani dan mengayomi masyarakat sudah merupakan makanan sehari-hari petugas kepolisian. Bahkan, beberapa aksi heroik dalam membantu aktifitas masyarakat yang dilakukan oleh beberapa petugas juga ramai diperbincangkan orang.

Belum lama ini, Brigadir Polisi Marten Wayoi yang bertugas di Pos Polisi Yamor, Polsek Teluk Etna, Polres Kaimana, Papua Barat viral karena aksi luar biasanya dalam melayani masyarakat di daerah tersebut.

Brigadir Polisi Marten, memberikan pengamanan kepada petugas kesehatan Puskesmas Yamor, ketika melakukan pengobatan.

Sebenarnya, tak mudah bagi Marten dan petugas kesehatan di Puskesmas (PKM) Yamor Kabupaten Kaimana, untuk sampai ke tempat pengobatan ke Kampung Wosokuno, Distrik Yamor Kabupaten Kaimana, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dogiyai, Papua.

Sebab, butuh 15 Kilo Meter (KM) perjalanan menelusuri sungai, dengan kondisi sungai dipenuhi air sebatas lutut, bahkan sampai dada orang dewasa untuk sampai ke tempat tujuan pengobatan.

“Kepala Puskesmas Yamor meminta saya untuk memberikan pengawalan, karena kondisi keamanan, mereka mau melakukan pengobatan ke Kampung Wosokuno,” ucap Marten.

Marten dan petugas kesehatan Puskesmas Yamor, sebelum menelusuri derasnya arus sungai, harus melakukan setengah hari perjalanan laut dengan menggunakan longboat dari Distrik Yamor menuju muara Napuri.

Setelah tiba di muara Napuri, tim kembali melanjutkan perjalan melawan derasnya arus sungai selama 15 kilo meter.

“Setengah hari perjalan laut menggunakan longboat dari distrik Yamor. Kemudian kita lanjut perjalanan lewat sungai, karena kondisi sungai meluap akibat banjir sehingga kami harus menempuh jalur sungai selama 15 kilo meter untuk tiba di kampung (Wosokuno),” ucap Marten.

Selain melakukan pendampingan keamanan bagi petugas kesehatan, Marten Wayoi juga dalam kesehariannya menerima pengaduan dari masyarakat Kampung Wosokuno.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Strategic Security Carried Out in Tembagapura After the Death of Abu Bakar Kogoya

Mimika- After the killing of Abu Bakar Kogoya who was shot by joint TNI-Polri officers from the Cartenz Peace Operations Task Force...

Pengamanan Strategis Dilakukan di Tembagapura Pasca Tewasnya Abu Bakar Kogoya

Mimika- Pasca tewasnya Abu Bakar Kogoya ditembak aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Operasi Damai Cartenz pada 4 April 2024, aparat gabungan TNI-Polri...

The Acting Governor of Central Papua asks that the Nabire incident not be repeated

Jayapura- The Central Papua Provincial Government (Pemprov) asks that the Nabire incident not be repeated, therefore people who want to express their...

Pj Gubernur Papua Tengah minta insiden Nabire jangan terulang

Jayapura- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meminta insiden Nabire jangan terulang, karena itu masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau demo agar melaksanakan...

Recent Comments