Selasa 16 April, 2024
Beranda Pelayanan Kemenag : 250 Mahasiswa Papua Kuliah di Kota-Kota Besar

Kemenag : 250 Mahasiswa Papua Kuliah di Kota-Kota Besar

Suaranewspapua.com,Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak Papua, melalui Program Kita Cinta Papua. Sebanyak 250 mahasiswa asli Papua akan diberikan kesempatan untuk berkuliah di sejumlah perguruan tinggi yang ada di kota-kota besar di Indonesia. 

“250 mahasiswa asli Papua akan langsung kami bawa dalam minggu depan untuk sekolah dibeberapa titik kota-kota besar di Indonesia,” ujar Menteri Agama Fachrul Razi saat Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, di Gedung DPR, Rabu (2/9).

Dia mengatakan, selama mengikuti program pembelajaran di luar Papua, para mahasiswa tersebut akan mendapat pendamping oleh para mentor. Diharapkan mereka dapat memahami dan menyesuaikan dengan dinamika yang ada di daerah tempat mereka berkuliah. Selain itu, bertujuan juga agar program tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Mereka ada pendampingnya, ada polanya. Tidak dilepas begitu saja. Katakanlah ada yang sekolah di Tarutung, paling tidak paling sedikit ada 10 mentor,” katanya.

Fachrul menjelaskan, ada persyaratan dan pertimbangan ketat dalam pemilihan mentor. Dengan demikian dapat benar-benar mendampingi dan memberikan masukan. 

“Mentor ini kita bina khusus, supaya tahu apa yang harus dia lakukan pada anak-anak mahasiswa dari Papua ini. Mentor juga punya persyaratan, salah satunya dia orang yang Pancasila,” ujarnya.

Program Kita Cinta Papua sendiri merupakan upaya pemerintah, dalam hal ini Kemenag untuk memajukan pendidikan dan keagamaan di Papua, baik melalui lembaga pendidikan maupun rumah ibadah. Melalui program tersebut, Kemenag memberi beasiswa kepada generasi muda Papua untuk mengikuti pendidikan di berbagai kota di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Strategic Security Carried Out in Tembagapura After the Death of Abu Bakar Kogoya

Mimika- After the killing of Abu Bakar Kogoya who was shot by joint TNI-Polri officers from the Cartenz Peace Operations Task Force...

Pengamanan Strategis Dilakukan di Tembagapura Pasca Tewasnya Abu Bakar Kogoya

Mimika- Pasca tewasnya Abu Bakar Kogoya ditembak aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Operasi Damai Cartenz pada 4 April 2024, aparat gabungan TNI-Polri...

The Acting Governor of Central Papua asks that the Nabire incident not be repeated

Jayapura- The Central Papua Provincial Government (Pemprov) asks that the Nabire incident not be repeated, therefore people who want to express their...

Pj Gubernur Papua Tengah minta insiden Nabire jangan terulang

Jayapura- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meminta insiden Nabire jangan terulang, karena itu masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau demo agar melaksanakan...

Recent Comments