By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Buntut Kasus Mutilasi di Timika, DPC IPMNI Kota Studi Wamena Gelar Aksi Tuntutan di DPRD Jayawijaya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&KriminalKeamanan dan Ketertiban

Buntut Kasus Mutilasi di Timika, DPC IPMNI Kota Studi Wamena Gelar Aksi Tuntutan di DPRD Jayawijaya

SuaraNews Papua
Last updated: 19 September 2022 20:35
SuaraNews Papua 4 tahun ago
Share
SHARE

Wamena – Dewan Himpuan Cabang Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nduga Se – Indonesia (DPC IPMNI) Kota Studi Wamena, menggelar tuntutan keluarga korban kepada 6 pelaku TNI yang terlibat Mutilasi di Timika. Aksi ini digelar di Kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya, Senin (19/9/22).

Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu selaku pengendali Kamtibmas di wilayah saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan tersebut, dirinya mengatakan, penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh Mahasiswa Nduga sebanyak 150 massa aksi yang dikawal oleh personel sebanyak 375 Anggota yang terdiri dari Personel Polres Jayawijaya, Personel Satgas Preventif Ops Damai Cartenz Wil. Jayawijaya dan Personel Brimon Yon D Wamena.

“Pelaksanaan Aspirasi oleh Mahasiswa Nduga dimulai dari Pasar Sinakma yang dilanjutkan long march sepanjang Jalan Yos Sudarso Wamena hingga Halaman Kantor DPRD Kab. jayawijaya dimana secara pelaksanaan berlangsung aman dan kondusif,” ujar Kapolres Jayawijaya.

Lebih lanjut, Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu mengatakan tujuan penyampaian aspirasi oleh mahasiswa nduga adalah meminta keadilan serta meminta keadilan secara terbuka terhadap pelaku tindak pidana kasus mutilasi di Kab. Mimika

“Massa melakukan aksi Long March dari pasar sinakma sejak pukul 09.30 WIT dan tiba di Halaman Kantor DPRD Kab. jayawijaya pada pulul 10.00 WIT dan menyampaikan aksi ditempat,” ungkap Kapolres Jayawijaya.

Korlap Aksi Massa Mahasiswa Nduga Wendalinus Murib meminta kepada DPRD Kab. Jayawijaya untuk meneruskan Aspirasinya ke jenjang yang lebih tinggi.

“Selain itu, Kami meminta kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo dan Panglima TNI untuk mengungkap secara transparan kasus mutilasi tersebut kepada masyarakat khususnya yang ada di Wilayah Pegunungan Papua,” Ujar Wendalinus Murib

Setelah melakukan Pernyataan sikap secara lisan di depan perwakilan DPRD Kab. Jayawijaya, Mahasiswa memberikan pernyataan secara tertulis kepada Bapak Nikko Kosay selaku Wakil Ketua I DPRD Kab. Jayawijaya untuk diteruskan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pelaksanaan Aspirasi oleh Mahasiswa Nduga berjalan dengan aman dan kondusif yang berakhir pada Pukul 11.10 WIT.

You Might Also Like

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

TAGGED: Buntut Kasus Mutilasi di Timika
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Jalin Tali Silaturahmi, Binmas Noken Sambangi Tokoh Agama Di Kabupaten Puncak
Next Article Binmas Noken Polri Terus Memberikan Pelayanan Kesehatan Untuk Masyarakat Intan Jaya
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?