Nabire – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pertanian terus mengembangkan budidaya ubi jalar sebagai salah satu komoditas pangan unggulan guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, Sumardi, menjelaskan bahwa ubi jalar dipilih karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, mudah dibudidayakan, serta memiliki prospek pasar yang menjanjikan melalui kebutuhan bahan pangan untuk program MBG.
Menurutnya, pengembangan tersebut dilakukan melalui Program Komoditas Ubi Jalar Nabire Unggul dan Berkelanjutan (Kasuari Utan) yang berfokus pada peningkatan kapasitas petani, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga penguatan sistem budidaya secara berkelanjutan.
Saat ini, enam kelompok tani yang berada di wilayah Nabire Barat dan Nabire Kota telah mendapatkan pembinaan intensif. Selain itu, Dinas Pertanian juga telah menjalin kemitraan dengan tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar hasil panen petani lokal dapat diserap sebagai sumber karbohidrat dalam penyediaan menu Program MBG.
Sumardi menegaskan bahwa pengembangan sentra budidaya ubi jalar akan terus diperluas sesuai potensi masing-masing wilayah. Program tersebut juga diarahkan untuk memberdayakan petani Orang Asli Papua sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Selain bernilai gizi tinggi, ubi jalar dinilai sebagai komoditas yang ramah lingkungan karena dapat dibudidayakan tanpa ketergantungan terhadap pupuk kimia, sehingga mendukung penyediaan pangan sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Program Kasuari Utan. Menurutnya, pengembangan ubi jalar tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga meningkatkan nilai tambah komoditas lokal yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Papua.
Ia berharap program tersebut mampu memperluas peluang ekonomi bagi petani, memperkuat kemandirian pangan daerah, serta memastikan kebutuhan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis dapat dipenuhi dari hasil produksi lokal Nabire.


