By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Pendekatan Humanis Aparat Jaga Ruang Demokrasi di Pegunungan Bintang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Pendekatan Humanis Aparat Jaga Ruang Demokrasi di Pegunungan Bintang

SuaraNews Papua
Last updated: 25 Januari 2026 09:19
SuaraNews Papua 7 bulan ago
Share
SHARE

Pegunungan Bintang — Ruang demokrasi di Kabupaten Pegunungan Bintang terjaga dengan baik saat penyampaian aspirasi oleh Ikatan Mahasiswa Pegunungan Bintang yang berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan tersebut berjalan tertib dan damai berkat pengamanan serta bantuan kewilayahan yang dilaksanakan personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 di Jalan Oksibil–Iwur, tepatnya di depan Bank Papua Oksibil.

Kehadiran aparat keamanan tidak hanya difokuskan pada pengamanan kegiatan, tetapi juga memastikan masyarakat dan mahasiswa dapat menyampaikan pendapatnya secara aman dan bermartabat. Personel Operasi Damai Cartenz menerapkan pendekatan humanis dan persuasif dengan tetap menghormati hak konstitusional warga negara.

Pengamanan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk upaya pihak-pihak tertentu yang dapat memanfaatkan situasi untuk menciptakan ketegangan. Dengan kesiapsiagaan yang terukur, aparat memastikan kegiatan berlangsung sesuai aturan tanpa menimbulkan rasa khawatir di tengah masyarakat.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan penyampaian aspirasi merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam menjaga keseimbangan antara keamanan dan kebebasan berekspresi.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan rasa aman. Kehadiran Polri bertujuan memastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan tanpa intimidasi, ancaman, maupun gangguan keamanan. Inilah wujud komitmen kami menjaga Papua tetap damai dan demokratis,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai sikap aparat yang tenang dan komunikatif turut menciptakan suasana kondusif selama kegiatan berlangsung.

Salah satu tokoh masyarakat Pegunungan Bintang, Markus Lepitalem, menyampaikan bahwa penyampaian aspirasi berjalan lancar tanpa insiden, sehingga masyarakat merasa dihargai dan dilindungi.

Selama seluruh rangkaian kegiatan, situasi terpantau aman dan terkendali. Operasi Damai Cartenz 2026 terus berkomitmen menghadirkan rasa aman serta menjaga keharmonisan sosial di Papua dengan mengedepankan pendekatan humanis dan penghormatan terhadap hak-hak demokrasi masyarakat.

You Might Also Like

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Bripda Jhon Galu Situmorang Terluka Ditembak di Tolikara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kembangkan Penyelidikan

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Jokowi Says Papua Has Huge Potential for Industry and Creative Economy

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ensuring Peaceful and Safe Expression of Aspirations in Pegunungan Bintang
Next Article Humanist Approach of the Apparatus to Protect the Democratic Space in the Star Mountains
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?