By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Tokoh Agama Jadi Mitra Strategis Satgas Ops Damai Cartenz Dalam Mewujudkan Papua Aman dan Penuh Kasih
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
ImbauanKAMTIBMAS

Tokoh Agama Jadi Mitra Strategis Satgas Ops Damai Cartenz Dalam Mewujudkan Papua Aman dan Penuh Kasih

SuaraNews Papua
Last updated: 5 November 2025 22:24
SuaraNews Papua 10 bulan ago
Share
SHARE

Mimika, Papua Tengah — Upaya menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga melibatkan peran aktif tokoh agama yang memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat. Hal ini tampak dari dukungan yang diberikan oleh Pendeta Fhillip Marcelona Leander, S.Th., Ketua Klasis GKO Papua Tengah, terhadap kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Papua.

Dalam pernyataannya di Jl. Leo Mamiri, Koperapoka, Kabupaten Mimika, pada Senin (3/11/2025) pukul 15.00 WIT, Pendeta Fhillip menyampaikan apresiasi kepada personel Satgas yang dinilainya telah menjalankan tugas dengan pendekatan humanis dan profesional di tengah masyarakat. Ia menilai, langkah-langkah persuasif yang dilakukan aparat telah menumbuhkan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Kami mendukung penuh upaya Satgas Ops Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di Papua. Keberadaan mereka membawa ketenangan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang sebelumnya rawan gangguan keamanan,” ujar Pendeta Fhillip.

Lebih lanjut, Pendeta Fhillip menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan tokoh agama dalam menjaga ketertiban dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Ia mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang memecah belah, serta terus menjunjung tinggi semangat toleransi antarumat beragama.

“Berbeda itu indah, dan bersatu itu berkat. Damai tidak lahir dari ketiadaan perbedaan, tetapi dari hati yang mau mengerti dan mengasihi. Marilah kita menjadi pembawa damai agar Papua tetap bersinar dalam kasih dan persaudaraan,” pesannya.

Apresiasi yang disampaikan Pendeta Fhillip menjadi bukti bahwa kerja Satgas Ops Damai Cartenz telah menjangkau sisi kemanusiaan masyarakat Papua, tidak hanya lewat operasi keamanan, tetapi juga melalui pendekatan sosial dan kemitraan dengan para tokoh lokal.

Sinergi antara Satgas Ops Damai Cartenz dan tokoh-tokoh agama di berbagai wilayah Papua mencerminkan komitmen bersama dalam membangun Papua yang aman, damai, dan penuh kasih sebuah langkah nyata menuju terwujudnya masyarakat Papua yang sejahtera dan berkeadilan.

You Might Also Like

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Pemerintah Didorong Percepat Pemulihan Pascakonflik di Jayawijaya

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

TAGGED: KAMTIBMAS, Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article From the Inland of Papua, Yosea Mirin Earns a Bachelor’s Degree at Universitas Dinamika Surabaya
Next Article Religious Figures Become Strategic Partners of the Task Force Operation Peace Cartenz in Realizing Safe and Loving Papua
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?