By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Brimob Polda Papua Bersama Aparat Keamanan Setempat Berhasil Evakuasi Enam Personel TNI AD Satgas Maleo Kopassus di Yalimo, Tiga Luka Berat
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Headline News

Brimob Polda Papua Bersama Aparat Keamanan Setempat Berhasil Evakuasi Enam Personel TNI AD Satgas Maleo Kopassus di Yalimo, Tiga Luka Berat

SuaraNews Papua
Last updated: 18 September 2025 16:03
SuaraNews Papua 11 bulan ago
Share
SHARE

Yalimo-Elelim, Papua Pegunungan – Tim gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi enam personel TNI AD Satgas Maleo Kopassus yang terkepung di belakang Pos Satgas Maleo, Kampung Pirip, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Selasa (16/9/2025) sore. Tiga di antaranya mengalami luka berat akibat panah, lemparan batu, dan luka bakar.

Evakuasi dimulai pukul 17.26 WIT dengan pengerahan tiga unit kendaraan roda enam dan tiga unit kendaraan roda empat. Operasi dipimpin Ipda Abdul Azis dari Satbrimob Polda Papua bersama personel TNI dan Polres Yalimo. Saat proses berlangsung, tim gabungan sempat diserang massa dari berbagai sisi, namun berhasil dipukul mundur.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.,i, menjelaskan pada pukul 18.16 WIT, enam personel berhasil diselamatkan dan dibawa ke Mapolres Yalimo.

“Tim medis langsung memberikan perawatan intensif kepada tiga anggota yang mengalami luka parah, yaitu Sertu Nando Manurung, Sertu Kantum, dan Letda Inf Supardi,” ujarnya. Ketiganya kini menjalani perawatan di RS Er Dabi, Yalimo.

Kerusuhan ini dipicu aksi penyerangan massa terkait dugaan rasisme yang melibatkan sekelompok siswa SMA Negeri 1 Elelim. Bentrokan kemudian meluas hingga menyebabkan sekitar 500 warga mengungsi ke Mapolres Yalimo. Puluhan bangunan terbakar, di antaranya ruko, kos-kosan, rumah dinas Pemkab Yalimo, kantor dinas, serta fasilitas TNI-Polri. Belasan kendaraan roda dua dan roda empat juga hangus.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan, sejumlah aparat juga menjadi korban serangan.

“Beberapa anggota kami mengalami luka, di antaranya Briptu Fitrah H. Naing terkena lemparan batu di wajah, Briptu Muh Aksa Almuthadin terkena panah di kepala, serta seorang prajurit TNI bernama Charles mengalami luka di bagian belakang kepala,” ungkapnya.

Korban sipil turut berjatuhan. Nasir Daeng Mappa (44) dan anaknya, Arsya Dafa (9), diduga Meninggal Dunia terbakar di dalam mobil. Anak lainnya, Atifa (10), menderita luka sayatan di leher, sementara seorang pelajar Papua, Sadrak Yohame, meninggal akibat luka tembak.

Hingga Selasa malam, aparat keamanan masih berjaga di sekitar Pospol Elelim dan Mapolres Yalimo. Situasi kota dilaporkan mencekam dengan jaringan listrik padam serta kebakaran di sejumlah titik yang belum terkendali. Evakuasi terhadap warga pendatang yang masih bersembunyi di rumah maupun ruko belum dapat dilakukan.

You Might Also Like

Chairman of Barisan Merah Putih Papua Condemns Hostage-Taking of Civilians in Jila

Governor Encourages Children from Koa Village to Attend Sekolah Rakyat

Mimika Deputy Regent: Stay Calm, Trust Security Forces; Jila to Recover Soon

Task Force Operation Peace Cartenz 2026 Responds to Shooting Incident Near Asologaima Police Station

Papuan Girl Entrusted with Flag Tray Duty at Indonesia’s 81st Independence Day Ceremony

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Papuan Indigenous Youth Leader: “Safeguard Peace and Order in the Land of Papua”
Next Article Kericuhan Yalimo Jadi Sorotan, Ketua LMA Jayawijaya Serukan Budaya Damai di Lembah Baliem
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?