By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Tokoh Papua Serukan Perdamaian dan Persatuan pada HUT RI ke-80
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kesejahteraan

Tokoh Papua Serukan Perdamaian dan Persatuan pada HUT RI ke-80

SuaraNews Papua
Last updated: 20 Agustus 2025 19:28
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

Papua — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah tokoh Papua mengajak masyarakat menjaga kedamaian, persatuan, dan ikut mendukung pembangunan di Tanah Papua. Mereka menilai momentum nasional ini harus dimanfaatkan sebagai pijakan bersama untuk meninggalkan konflik dan memperkuat kesejahteraan.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan bahwa HUT RI ke-80 menjadi saat yang tepat bagi seluruh elemen bangsa untuk berkontribusi mencari solusi demi kemajuan Indonesia. “Sebagai warga negara sekaligus pemuda asli Papua, saya berharap kita semua tetap bersatu dengan pemerintah untuk membangun bangsa ke arah yang lebih baik,” ujarnya di Papua, Selasa (19/8/2025).

Ali menambahkan, generasi muda Papua diharapkan menjadi motor perdamaian dan pembangunan, sekaligus mendorong agar Papua dikenal sebagai tanah yang damai, maju, dan menjadi “surga kecil” bagi semua. Ia juga menyampaikan doa agar Indonesia semakin sejahtera, bermoral, dan bermartabat.

Dukungan serupa disampaikan Ketua DPC Barisan Merah Putih Kabupaten Manokwari Selatan, Johni Saiba. Ia menilai, tema HUT ke-80 “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera untuk Indonesia Maju” sejalan dengan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Semoga peringatan ini menjadi semangat baru bagi rakyat untuk semakin sejahtera dan Indonesia semakin maju,” katanya.

Selain itu, para tokoh Papua juga mengingatkan seluruh masyarakat — mulai dari tokoh adat, agama, pemuda, hingga perempuan — untuk menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Menurut mereka, HUT RI ke-80 harus menjadi momen memperkuat dialog dan kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah.

You Might Also Like

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Jayapura Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pengemudi Angkutan Umum

Nabire Barat Dorong Gerakan Wajib Tani, Manfaatkan Potensi Pertanian untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Pemkab Nabire Perkuat Produksi Ubi Jalar Lokal untuk Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Paniai Dipilih Sebagai Titik Awal Gerakan Penghijauan Papua Tengah 2045

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Saireri Customary Council Chief Urges Community to Safeguard Security After Papua Election Re-Vote
Next Article Papuan Leaders Call for Peace and Unity on Indonesia’s 80th Independence Anniversary
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?