By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Idul Fitri Jadi Momentum Jaga Persaudaraan Antarumat Beragama di Jayawijaya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Idul Fitri Jadi Momentum Jaga Persaudaraan Antarumat Beragama di Jayawijaya

SuaraNews Papua
Last updated: 2 April 2025 01:18
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

Jayawijaya, Papua Pegunungan—Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jayawijaya, Tinus Giban, mengimbau masyarakat untuk menjadikan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi sebagai momentum mempererat persaudaraan antarumat beragama. Perayaan ini tidak hanya menandai hari kemenangan umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, tetapi juga menjadi kesempatan menjaga dan memperkokoh kebersamaan di tengah keragaman masyarakat Jayawijaya.

“Umat Muslim merayakan hari kemenangan setelah sebulan berpuasa. Momentum ini harus didukung dengan menjaga kebersamaan di Kabupaten Jayawijaya,” ujar Tinus di Wamena, Senin (31/3).
Ia menekankan pentingnya memupuk kebersamaan antarumat beragama melalui berbagai kegiatan yang positif, termasuk saat momen besar seperti Idul Fitri. Tinus juga mengimbau umat Kristiani untuk ikut memeriahkan suasana dengan mengunjungi saudara-saudara Muslim, sebagaimana umat Muslim turut bersilaturahmi saat Natal. Hal ini, menurutnya, dapat mempererat tali persaudaraan yang telah terjalin lama.

“Persaudaraan yang sudah lama terjalin harus tetap dipertahankan. Situasi ini menjadi lambang perdamaian di Papua Pegunungan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Tinus berharap Kabupaten Jayawijaya dapat menjadi teladan bagi daerah lain, khususnya di Tanah Papua, dalam menunjukkan harmoni kehidupan antarumat beragama. Ia memuji ketenangan dan rasa saling menghormati yang telah menjadi ciri khas masyarakat Jayawijaya, di mana setiap agama dapat menjalankan ibadah tanpa gangguan.

“Jayawijaya harus menjadi contoh bagaimana setiap agama bisa menjalankan ibadah dengan baik tanpa adanya gangguan. Persaudaraan di sini sangat kental, dan ini perlu dijaga,” jelas Tinus.
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (KAMTIBMAS) agar perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman dan damai. Keselamatan dan kedamaian, menurutnya, adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh semua golongan.

“Mari bersama-sama menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif, sehingga semua orang merasa tenang dan damai dalam menjalani hari raya,” tutupnya.
Perayaan Idul Fitri di Jayawijaya diharapkan menjadi momen berharga untuk memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman, menjadikan daerah ini simbol perdamaian dan harmoni.

You Might Also Like

From Learning to Sharing a Meal, Tembagapura Police and Peace Cartenz Task Force Inspire Children to Keep Learning

Dari Ruang Belajar hingga Makan Bersama, Polsek Tembagapura dan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Tumbuhkan Semangat Anak-Anak untuk Terus Belajar

South Papua Young Generation Encouraged to Actively Contribute to Regional Development

Generasi Muda Papua Selatan Didorong Aktif Mengisi Pembangunan

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

TAGGED: Idul Fitri Jadi Momentum Jaga Persaudaraan Antarumat Beragama di Jayawijaya
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Thousands of Muslims in Mimika Perform Eid al-Fitr 1446 H Prayers, Regent Encourages Unity
Next Article Eid al-Fitr Becomes a Moment to Strengthen Interfaith Brotherhood in Jayawijaya
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?