JAKARTA – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyebut Tanah Papua memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan industri dan ekonomi kreatif. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat Papua.
Jokowi menilai kekayaan sumber daya alam, keragaman budaya, serta kreativitas masyarakat Papua merupakan modal penting dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah. Potensi tersebut, apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan, dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta memperkuat perekonomian di Tanah Papua.
Menurut dia, pengembangan ekonomi Papua tidak semata-mata bergantung pada sektor berbasis sumber daya alam, tetapi juga perlu diarahkan pada sektor industri kreatif yang mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal. Produk kerajinan, seni, fesyen, kuliner, hingga berbagai karya kreatif masyarakat Papua dinilai memiliki peluang untuk berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.
Pengembangan ekonomi kreatif juga membutuhkan dukungan ekosistem yang kuat, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pembiayaan, pemasaran, teknologi, hingga konektivitas antardaerah. Dengan dukungan tersebut, pelaku usaha lokal di Papua diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan daya saingnya.
Jokowi menekankan pentingnya memberikan ruang yang lebih besar kepada generasi muda Papua untuk berinovasi dan mengembangkan potensi daerah. Kreativitas anak muda dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkenalkan identitas budaya Papua ke tingkat nasional dan internasional.
Pengembangan industri dan ekonomi kreatif di Tanah Papua pada akhirnya diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat posisi Papua sebagai salah satu kawasan dengan potensi ekonomi dan budaya yang besar di Indonesia.


