By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Menko Polkam Tegaskan Kehadiran TNI-Polri di Papua untuk Lindungi Warga
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Menko Polkam Tegaskan Kehadiran TNI-Polri di Papua untuk Lindungi Warga

SuaraNews Papua
Last updated: 9 Agustus 2026 16:09
SuaraNews Papua 7 hari ago
Share
SHARE

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan kehadiran TNI dan Polri di Papua bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Menurut dia, langkah pengamanan yang dilakukan aparat difokuskan untuk menciptakan rasa aman dan mencegah bertambahnya korban sipil. Hal ini ia sampaikan menanggapi persoalan di Papua yang terus terjadi belakangan ini hingga menelan korban jiwa.
“Apa yang dilakukan oleh Polri dan TNI di Papua itu adalah memberikan perlindungan kepada masyarakat kita di situ,” kata Djamari di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Djamari mengatakan, pemerintah terus memantau perkembangan situasi keamanan di Papua, termasuk menyusul insiden yang terjadi di Kabupaten Yahukimo.
Menurut dia, Panglima TNI telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah bertambahnya korban dalam peristiwa tersebut.
“Bahwa terjadi hal-hal kemarin seperti di Yahukimo, itu juga Panglima TNI sudah melakukan langkah-langkah yang tepat supaya tidak bertambah lagi korban-korban itu,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak mengubah pola penanganan keamanan di Papua. Namun, TNI dan Polri terus meningkatkan langkah-langkah pengamanan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman.
“Tidak ada perubahan pola, tapi peningkatan pola-pola yang sedang berlaku, itu dilakukan oleh Panglima TNI dan Kapolri untuk memberikan ketenteraman di masyarakat. Upaya itu tetap akan dilakukan,” ucap Djamari.
Lebih lanjut, ia menegaskan pemerintah tidak menginginkan adanya korban dari kalangan masyarakat sipil dalam setiap upaya menjaga keamanan di Papua.

Menurut dia, perhatian pemerintah terhadap Papua dilakukan secara serius, termasuk melalui koordinasi antara TNI dan Polri dalam menjaga situasi keamanan di wilayah tersebut.
“Kita bersungguh-sungguh untuk itu. Kita tidak mau ada korban masyarakat sipil. Bukan hanya masyarakat Papua, orang asli Papua sendiri juga ada yang menjadi korban,” tandasnya.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Papuan Regional Police enlivens the 81st Anniversary of the Republic of Indonesia by Distributing Hundreds of Flags to Riders

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Joint Police Team Conducts Law Enforcement Operation Against Wanted Individual in Tembagapura
Next Article Tim Gabungan Lakukan Penegakan Hukum terhadap DPO di Tembagapura
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?