By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Guru Papua Tengah Sambut Program Sekolah Gratis, Mimpi Pengabdian 32 Tahun Akhirnya Terwujud
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Guru Papua Tengah Sambut Program Sekolah Gratis, Mimpi Pengabdian 32 Tahun Akhirnya Terwujud

SuaraNews Papua
Last updated: 16 Juli 2026 15:31
SuaraNews Papua 1 bulan ago
Share
SHARE

Nabire – Seorang guru senior di Papua Tengah, Isayas Tigi, menyambut hadirnya program sekolah gratis yang diterapkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Setelah mengabdi selama 32 tahun di dunia pendidikan, ia mengaku harapannya untuk melihat seluruh anak Papua memperoleh akses pendidikan tanpa terkendala biaya akhirnya mulai terwujud.

Isayas menilai kebijakan pendidikan gratis menjadi langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi sekolah sekaligus mengurangi angka putus sekolah, khususnya di wilayah pedalaman Papua Tengah. Selama bertahun-tahun, banyak siswa menghadapi keterbatasan ekonomi yang menghambat mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperluas cakupan program pendidikan gratis sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah sebelumnya menyatakan program tersebut menjangkau puluhan ribu pelajar SMP, SMA, SMK, dan SLB di delapan kabupaten, dengan pembiayaan yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah melalui program pendidikan gratis dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan bahwa kebijakan pendidikan gratis merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak Papua Tengah memperoleh kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran guna mendukung kebutuhan pendidikan siswa, termasuk bagi peserta didik yang tinggal di asrama sekolah.

Program tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Papua. Kehadiran sekolah gratis diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa depan, sekaligus menjawab harapan para pendidik yang selama puluhan tahun mengabdikan diri untuk kemajuan pendidikan di Tanah Papua.

You Might Also Like

Pemerintah Didorong Percepat Pemulihan Pascakonflik di Jayawijaya

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Assistant of the National Police Chief for Operations National Police Chief Shares the Spirit of Learning with Papuan Children at the Wesaput Art Center
Next Article Central Papua Teacher Welcomes Free School Program, Dream of 32 Years of Service Finally Comes True
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?