By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Tokoh Muslim Papua Soroti Isu Kolonialisme dalam Film Dokumenter “Pesta Babi”
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Imbauan

Tokoh Muslim Papua Soroti Isu Kolonialisme dalam Film Dokumenter “Pesta Babi”

SuaraNews Papua
Last updated: 4 Juni 2026 21:09
SuaraNews Papua 2 bulan ago
Share
SHARE

Jayapura – Tokoh Muslim Papua, Thaha Alhamid, menyoroti berbagai isu yang diangkat dalam film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita yang membahas dinamika sosial, ekonomi, dan pembangunan di Tanah Papua.

Menurutnya, film tersebut menggambarkan sejumlah persoalan yang selama ini dirasakan oleh sebagian masyarakat Papua, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam, pembangunan, serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat adat.

Dalam keterangannya, Thaha Alhamid menilai bahwa substansi yang disampaikan dalam film tersebut bukanlah hal baru bagi masyarakat Papua.

Ia menyebut berbagai persoalan yang ditampilkan merupakan realitas yang telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup panjang dan masih menjadi perhatian berbagai kalangan hingga saat ini.

Film dokumenter tersebut mengangkat beragam perspektif mengenai hubungan antara pembangunan, investasi, dan kondisi sosial masyarakat Papua.

Melalui sejumlah narasi dan testimoni yang ditampilkan, film ini berupaya memberikan gambaran mengenai tantangan yang dihadapi masyarakat lokal di tengah berbagai perubahan yang terjadi di Papua.

Thaha Alhamid mengatakan bahwa pembangunan di Papua seharusnya tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga mampu menjamin perlindungan hak-hak masyarakat adat serta memberikan manfaat yang adil dan merata bagi masyarakat setempat.

“Papua membutuhkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat dan menghormati hak-hak masyarakat adat. Berbagai persoalan yang disampaikan dalam film ini hendaknya menjadi bahan refleksi bersama agar pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Papua secara luas,” ujar Thaha Alhamid.

Ia menambahkan bahwa dialog yang konstruktif antara pemerintah, masyarakat adat, tokoh agama, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat guna mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang masih berkembang di Papua.

“Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam masyarakat demokratis. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak dapat membangun komunikasi yang baik, saling mendengar, dan bersama-sama mencari solusi demi terciptanya Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tambahnya.

Munculnya film dokumenter tersebut telah menarik perhatian publik karena mengangkat isu-isu yang berkaitan dengan pembangunan, keadilan sosial, dan pengelolaan sumber daya alam di Papua. Berbagai tanggapan yang muncul menunjukkan bahwa tema-tema tersebut masih menjadi bagian penting dalam diskursus publik mengenai masa depan Papua.

Melalui pendekatan dialogis dan penyampaian informasi yang berimbang, diharapkan berbagai pandangan yang berkembang dapat menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman bersama serta mendukung terciptanya stabilitas sosial dan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Tanah Papua.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Rayakan HUT ke-81 RI dengan Damai, Papua Bagian dari Kebersamaan Indonesia

Polri Tegaskan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas, Ancaman Kekerasan Tidak Dapat Dibenarkan

TAGGED: #kamtibmas, #papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Through Dialogic Patrols, the Carstensz Peace Task Force Builds Closeness with Sinak Residents
Next Article Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala bagi Personel
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?