By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Gubernur Papua: Pancasila Perekat Keberagaman di Tanah Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Uncategorized

Gubernur Papua: Pancasila Perekat Keberagaman di Tanah Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 4 Juni 2026 09:36
SuaraNews Papua 2 bulan ago
Share
SHARE

Jayapura – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan Pancasila menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keberagaman di Papua yang terdiri dari berbagai suku, agama, bahasa, dan budaya.

Hal itu disampaikan usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kantor Gubernur Papua, Selasa (2/6/2026).

Menurut Fakhiri, para pendiri bangsa telah meletakkan Pancasila sebagai dasar negara yang mampu menyatukan berbagai perbedaan yang ada di Indonesia.

“Bangsa Indonesia terdiri dari banyak suku, agama, bahasa, dan budaya. Pancasila menjadi perekat yang menyatukan seluruh keberagaman itu,” ujarnya.

Ia mengatakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam menjaga persatuan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Khusus di Papua, lanjutnya, Pancasila memiliki makna yang sangat penting karena masyarakat hidup dalam keberagaman yang tinggi. Karena itu, semangat toleransi dan kebersamaan harus terus dipelihara.

“Papua adalah daerah yang multietnis dan multiagama. Karena itu toleransi harus terus dijaga agar kehidupan masyarakat tetap rukun dan damai,” katanya.

Selain menjaga persatuan, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menghadirkan keadilan dalam pembangunan. Ia meminta seluruh kepala daerah hingga aparat kampung memastikan setiap program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya selalu minta agar seluruh masyarakat terlibat dalam pembangunan dan merasakan manfaatnya. Jangan ada yang hanya menjadi penonton,” ujarnya.

Fakhiri berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk terus mengedepankan persatuan, musyawarah, dan keadilan dalam melayani masyarakat.

You Might Also Like

Keerom Traditional Leader Urges Community to Maintain Peace Ahead of Independence Day

Jelang HUT ke-81 RI, Ondoafi Kwana Ajak Warga Keerom Jaga Kedamaian

Max Abner Ohee: Papua’s Youth Urged to Fill Independence with Meaningful Contributions

Max Abner Ohee: Pemuda Papua Perlu Isi Kemerdekaan dengan Karya

Tokoh Masyarakat Papua Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Salurkan Aspirasi Secara Damai Jelang Momentum 15 Agustus dan HUT RI ke-81

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pancasila as the Foundation for Strengthening Unity in Papua
Next Article Papua Governor: Pancasila Strengthens Diversity in Papua
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?