By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Wali Kota Jayapura Dorong Perlindungan Masyarakat Adat dan Lingkungan dalam Pembangunan Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Wali Kota Jayapura Dorong Perlindungan Masyarakat Adat dan Lingkungan dalam Pembangunan Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 3 Juni 2026 13:38
SuaraNews Papua 2 bulan ago
Share
SHARE

Jayapura – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan pentingnya menjadikan masyarakat adat sebagai pusat perhatian dalam setiap proses pembangunan di Papua. Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi pelaksanaan Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III yang dinilai menjadi ruang penting untuk merumuskan arah pembangunan Papua yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat lokal.

Menurut Abisai, Papua saat ini menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan perhatian bersama, terutama terkait upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat adat. Ia menilai hutan Papua memiliki peran vital sebagai penyangga kehidupan sehingga harus dijaga dari berbagai bentuk kerusakan dan eksploitasi yang dapat mengancam masa depan generasi mendatang.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan APS III yang menghadirkan berbagai pemikiran strategis dari berbagai kalangan untuk membahas isu-isu penting di Tanah Papua. Menurutnya, forum tersebut dapat menjadi wadah untuk melahirkan rekomendasi dan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk warga di Kota Jayapura.

Abisai juga menekankan bahwa pembangunan di Papua harus mempertimbangkan nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat. Keberadaan kampung-kampung adat, khususnya di Kota Jayapura, menurutnya perlu mendapatkan perhatian dalam penyusunan maupun pelaksanaan program pembangunan agar tetap selaras dengan karakter budaya Papua.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kemajuan Papua tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan modernisasi, tetapi juga dari kemampuan menjaga identitas budaya serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat asli Papua. Oleh karena itu, pembangunan yang dilakukan harus mampu memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat adat untuk berperan sebagai pelaku utama pembangunan.

“Papua membutuhkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berakar pada budaya lokal. Dengan demikian, generasi muda Papua dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan mampu bersaing tanpa kehilangan jati diri sebagai orang Papua,” ujarnya.

Ia berharap hasil pembahasan dalam APS III dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan Papua yang adil, berkelanjutan, serta menghormati hak-hak masyarakat adat dan kelestarian lingkungan.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Papuan Regional Police enlivens the 81st Anniversary of the Republic of Indonesia by Distributing Hundreds of Flags to Riders

TAGGED: Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article ‎BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Hijau Terus Tumbuh Dorong Transisi Energi Nasional
Next Article Jayapura Mayor Encourages Indigenous-Centered Development and Environmental Protection in Papua
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?