Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan logistik sebagai wujud kepedulian dan kehadiran negara bagi warga yang terdampak musibah kebakaran di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Papua Pegunungan, Motius Weya, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.
“Sesuai arahan pimpinan, kami bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa 120 lembar terpal, 36 unit lampu lentera, serta 10 karung beras ukuran 5 kilogram. Bantuan ini kami harapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Motius di Wamena, Selasa.
Ia menuturkan, sejak menerima laporan kejadian, personel BPBD Papua Pegunungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk memastikan penanganan awal berjalan dan kebutuhan warga dapat segera dipenuhi.
“Saya sendiri turun langsung mengantarkan bantuan pada Senin (2/2) ke lokasi kebakaran. Sementara rekan-rekan BPBD lainnya masih berada di lapangan untuk mendampingi masyarakat,” katanya.
BPBD Papua Pegunungan juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tolikara serta pihak terkait guna melakukan pendataan korban dan memastikan langkah penanganan lanjutan dapat dilakukan secara tepat.
“Setelah laporan lengkap dari lapangan kami terima, akan kami sampaikan kepada gubernur untuk menentukan langkah selanjutnya demi pemulihan warga terdampak,” jelasnya.
Menurutnya, penanganan bencana ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, sehingga koordinasi dan komunikasi terus dibangun secara intensif.
“Kami berharap musibah ini dapat segera terlewati, dan masyarakat Tolikara yang terdampak dapat kembali menjalani aktivitas serta kehidupan sehari-hari dengan aman dan layak,” tutupnya.


