By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Sekolah Rakyat Ala Bung Karno di Papua Pegunungan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita UtamaHeadline NewsKAMTIBMASKeberhasilan

Sekolah Rakyat Ala Bung Karno di Papua Pegunungan

SuaraNews Papua
Last updated: 26 Januari 2026 09:24
SuaraNews Papua 7 bulan ago
Share
SHARE

Wamena – Sekolah Rakyat (SR) ala Bung Karno bakal di dorong di pelosok Provinsi Papua Pegunungan. Konsep pembelajaran melalui metode huruf Bung Karno yakni 5 huruf Vokal: A,I, U, E dan O tersebut hendak didorong oleh Yayasan Bantulah Usaha Pemberantasan Buta Huruf Indonesia (YBUPBHI) Papua Pegunungan

Untuk maksud tersebut YBUPBHI menggelar pelatihan kepada guru – guru sekolah rakyat (SR) Huruf Bung Karno di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (24/01/2026). Pelatihan diikuti sejumlah guru sekolah rakyat terutama dari pinggiran kota atau zona 3 dan 4 yang menjadi basis sekolah rakyat YBUPBHI.

“Kegiatan hari ini untuk memberikan pelatihan oleh trainer kepada guru – guru yang mengajar di sekolah rakyat, itu yang mereka bergerak di kampung – kampung referensi yang kita ambil dari Jams Modouw yanitu 4 zona pendidikan” kata Bertus Asso, S.Pd, M.Pd., Direktur YBUPBHI Papua Pegunungan.

Dikatakan, metode pembelajaran 5 huruf vokal Bung Karno yakni A I U E O menjadi landasan utama dalam mengembangkan sekolah rakyat di Papua Pegunungan. Bangsa ini berasal dari sejarah yang dimulai para pendahulu, maka metode pembelajaran juga dilakukan melalui jejak sejarah itu.

“Semua berawal dari sejarah yang pernah dimulai oleh pendahulu sehingga ada sesuatu yang kita rasakan dan nikmati hari ini. Saya adalah penemu metode dari 5 huruf vokal yang diajarkan oleh sang proklamator bung karno. 5 huruf itu menjadi kekuatan untuk menggerakan pendidikan” kata Asso yang juga penulis buku huruf Bung Karno.

Bertus Asso bilang, konsep sekolah rakyat yang didorong melalui yayasan YBUPBHI bergerak di pelosok dan perkampungan. Katanya, sekolah rakyat ini merupakan adopsi konsep Bung Karno yang pernah dilakukan di Madiun beberapa saat setelah proklamasi kemerdekaan RI.

“Nah ini yang saya menggerakan di Papua Pegunungan dan saya harap itu pengaruhnya sampai ke seluruh pelosok dan Indonesia lain. Karena sekolah rakyat ini sudah dicetuskan oleh sang proklamator, arsip ini dari arsip Nasional RI” Ujar Bertus Asso yang juga Wakil Ketua III DPRP Papua Pegunungan.

“Ini yang nanti trainer akan berikan training kepada guru – guru yang kami siapkan, seperti apa yang dilakukan oleh sang proklamator apa adanya saya juga apa adanya tanpa ada bantuan dari siapa – siapa saya dorong terus saya bergerak terus dan pada akhirnya syukur suda berkembang di beberapa kabupaten” Ungkap Asso.

Disisi lain, Ia mengatakan, program sekolah rakyat yang saat ini di dorong presiden RI, Prabowo Subianto semestinya berpijak pada metode pembelajaran sekolah rakyat Bung Karno. Oleh karenanya kebijakan sekolah rakyat saat ini perlu diubah.

“Sekolah rakyat harus mengacu dan kembali pada pendiri bangsa, itu lebih afektif dan dia harus turun kembali kepada rakyat seperti Bung Karno dulu. Intinya saya di sini sampaikan bahwa saya adalah penyambung lidah Bung Karno dari sisi pendidikan” Tutupnya.

You Might Also Like

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Bripda Jhon Galu Situmorang Terluka Ditembak di Tolikara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kembangkan Penyelidikan

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Jokowi Says Papua Has Huge Potential for Industry and Creative Economy

TAGGED: HUMANIS, Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Perhatian Pemerintah untuk Papua, Billy Mambrasar Tinjau Hunian Mahasiswa Terdampak Bencana di Aceh
Next Article Bung Karno–Style People’s School to Be Promoted in Papua Highlands
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?