By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Eks KKB Puncak Kembali ke NKRI
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita UtamaHeadline NewsKAMTIBMAS

Eks KKB Puncak Kembali ke NKRI

SuaraNews Papua
Last updated: 25 Januari 2026 23:00
SuaraNews Papua 7 bulan ago
Share
SHARE

PUNCAK, PAPUA TENGAH — Tiga mantan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kelompok Kalenak Murib yang sebelumnya terlibat aksi gangguan keamanan berupa penembakan saat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor Distrik Sinak pada 2025, secara resmi menyatakan ikrar setia kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ikrar setia tersebut dilaksanakan dalam Acara Ikrar NKRI yang berlangsung di Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Rabu (21/1). Prosesi ini disaksikan langsung oleh aparat keamanan serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pernyataan ikrarnya, ketiga eks anggota KKB menyatakan komitmen penuh untuk setia kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis, serta siap mendukung upaya menciptakan keamanan, ketertiban, dan percepatan pembangunan di wilayah Papua, khususnya Distrik Agandugume.

Salah satu perwakilan eks KKB, Kataw Kulua, menegaskan bahwa keputusan kembali ke NKRI diambil berdasarkan kesadaran pribadi tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Ia mengakui bahwa jalan kekerasan dan perpecahan tidak membawa manfaat bagi masyarakat.

“Kesadaran ini muncul dari hati nurani kami sendiri. Kekerasan tidak membawa kesejahteraan, justru menyengsarakan masyarakat dan menghambat kemajuan Papua,” ujarnya.

Kepala Distrik Agandugume, dalam pernyataannya, menyambut baik ikrar setia tersebut dan berharap para eks anggota KKB dapat konsisten dengan komitmen yang telah diucapkan. Ia menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga perdamaian dan keamanan wilayah.

“Kami berharap ikrar ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah distrik membuka ruang pembinaan agar mereka dapat kembali hidup bermasyarakat secara normal dan produktif,” kata Kepala Distrik Agandugume.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau provokasi kelompok KKB serta segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui keberadaan simpatisan atau anggota kelompok bersenjata tersebut.

Apresiasi turut disampaikan oleh tokoh masyarakat Distrik Agandugume, Meinus Tabuni. Ia berharap ikrar setia ini menjadi contoh dan pemantik kesadaran bagi pihak-pihak lain yang masih terlibat dalam gerakan separatis.

“Kami berharap langkah ini membawa perubahan positif, sehingga Papua menjadi wilayah yang aman, damai, dan sejahtera. Dengan keamanan yang terjaga, masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut dan trauma,” ujarnya.

You Might Also Like

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Bripda Jhon Galu Situmorang Terluka Ditembak di Tolikara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kembangkan Penyelidikan

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Jokowi Says Papua Has Huge Potential for Industry and Creative Economy

TAGGED: Eks KKB Puncak Kembali ke NKRI
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Humanist Approach of the Apparatus to Protect the Democratic Space in the Star Mountains
Next Article Perhatian Pemerintah untuk Papua, Billy Mambrasar Tinjau Hunian Mahasiswa Terdampak Bencana di Aceh
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?