By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Kunjungan Prabowo ke London Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Mahasiswa Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita UtamaHeadline NewsPemerintahan

Kunjungan Prabowo ke London Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Mahasiswa Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 21 Januari 2026 21:16
SuaraNews Papua 7 bulan ago
Share
SHARE

Papua- Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke London, Inggris, meninggalkan kesan mendalam bagi Steve Mara, mahasiswa asal Papua yang tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) di University of Bradford.

Steve mengaku pertemuannya dengan Presiden Prabowo menjadi momen yang membahagiakan sekaligus memberi energi positif, terutama bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu jauh dari tanah air. Pertemuan tersebut merupakan kali kedua Steve bertemu dengan Prabowo, setelah sebelumnya berjumpa saat Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

“Saya sangat bahagia bisa bertemu kembali dengan Bapak Presiden. Terima kasih Bapak Presiden sudah datang mengunjungi kami di Inggris,” ujar Steve saat diwawancarai, Minggu (18/1) malam waktu setempat.

Menurut Steve, di tengah situasi global yang dipenuhi konflik dan ketegangan, Presiden Prabowo secara konsisten membawa pesan perdamaian dalam setiap kesempatan. Ia pun menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kepemimpinan Prabowo dalam memimpin Indonesia.

“Kita tahu situasi dunia saat ini tidak sedang baik-baik saja, penuh konflik. Tetapi Bapak Presiden selalu hadir dengan pesan perdamaian. Ini sesuatu yang luar biasa,” tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut, Steve juga menyerahkan sebuah buku yang ia tulis dan baru diluncurkan pada akhir 2025. Buku berjudul We All Want to Live in Peace itu mengangkat tema perdamaian, sejalan dengan nilai yang selama ini disuarakan Presiden Prabowo.

“Saya sempat menyerahkan buku saya yang berjudul We All Want to Live in Peace. Buku ini baru saya luncurkan akhir tahun 2025,” kata Steve.

Ia menambahkan, sampul buku tersebut menggunakan foto Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan ke Papua, yang menurutnya memiliki makna simbolis tentang perdamaian dan persatuan.

Steve menjelaskan, buku tersebut merupakan refleksi mendalam tentang makna perdamaian, baik secara personal maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. “Buku ini bercerita tentang bagaimana kita berdamai dengan diri sendiri, berdamai dengan sesama, dan bagaimana menciptakan perdamaian di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mengaku tak pernah melupakan pesan Prabowo saat pertemuan pertama mereka. Kala itu, Steve baru menyelesaikan studi magister (S2) di Universitas Pertahanan dan bersiap melanjutkan pendidikan ke Inggris.

“Beliau berpesan agar saya menjalani studi dengan baik, lalu pulang untuk mengabdi, menjaga perdamaian di Indonesia, dan berkontribusi bagi perdamaian dunia,” tutup Steve.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Papuan Regional Police enlivens the 81st Anniversary of the Republic of Indonesia by Distributing Hundreds of Flags to Riders

TAGGED: Kunjungan Prabowo ke London Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Mahasiswa Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ketua GEMARINDO: Program Presiden Prabowo Jawab Persoalan Papua
Next Article Operasi Damai Cartenz 2026 Hadirkan Kedamaian melalui Pendampingan Anak di Mimika
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?