Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz mencatat hasil signifikan dalam upaya penegakan hukum serta pemulihan situasi keamanan di Papua sepanjang tahun 2025. Melalui operasi terpadu yang melibatkan unsur TNI dan Polri, aparat berhasil menekan aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selama ini menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa sebanyak 45 anggota KKB berhasil diamankan dalam rangkaian operasi berkelanjutan yang digelar di sejumlah wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk memutus rantai kekerasan bersenjata di Tanah Papua.
“Dari total yang diamankan, 15 orang tewas akibat melakukan perlawanan bersenjata saat proses penangkapan,” jelas Yusuf Sutejo. Sementara itu, 20 anggota KKB telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum, sedangkan sisanya masih dalam tahap pengembangan dan pendalaman oleh penyidik.
Selain penindakan terhadap personel, Satgas Operasi Damai Cartenz juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang berkaitan langsung dengan aktivitas bersenjata KKB. Penyitaan ini dinilai krusial dalam upaya menurunkan kemampuan tempur serta daya ancam kelompok tersebut.
Barang bukti yang diamankan antara lain 29 pucuk senjata api, 45 magasin, dua unit bahan peledak, serta 4.194 butir amunisi. Aparat juga menyita senjata tajam tradisional, termasuk panah, yang kerap digunakan dalam aksi kekerasan di wilayah pedalaman.
Upaya penegakan hukum juga menyasar infrastruktur pendukung KKB. Sepanjang tahun 2025, aparat berhasil memusnahkan 14 markas KKB yang berada di sejumlah titik strategis, guna memutus jalur logistik serta tempat persembunyian kelompok bersenjata tersebut.
Penghancuran markas ini dinilai efektif dalam mempersempit ruang gerak KKB sekaligus melemahkan konsolidasi internal mereka. Aparat berharap tekanan yang dilakukan secara konsisten dapat menimbulkan efek jera dan menurunkan intensitas gangguan keamanan di Papua.
Kombes Pol Yusuf Sutejo menegaskan bahwa Operasi Damai Cartenz akan terus dilaksanakan secara terukur, profesional, dan berkelanjutan. “Kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari ancaman KKB,” tegasnya.


