By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Pemprov Papua Dorong KAD sebagai Akses Strategis Kolaborasi Pelaku Usaha Lokal
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Uncategorized

Pemprov Papua Dorong KAD sebagai Akses Strategis Kolaborasi Pelaku Usaha Lokal

SuaraNews Papua
Last updated: 14 November 2025 21:33
SuaraNews Papua 9 bulan ago
Share
SHARE

Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua menegaskan bahwa Kerja Sama Antar Daerah (KAD) kini menjadi salah satu jalur penting bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar, memperlancar distribusi komoditas, dan meningkatkan penguatan ekonomi wilayah.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, di Jayapura, Kamis, menyatakan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap implementasi KAD karena skema tersebut membuka peluang usaha yang lebih berkelanjutan bagi para pelaku ekonomi lokal.

Dalam kesempatan itu, Aryoko turut melepas pengiriman 24 ton beras dari Jayapura ke Wamena, yang dianggap sebagai bukti nyata pelaksanaan KAD.

“Seperti saat ini dimana kami telah melakukan pelepasan 24 ton beras dari Jayapura menuju Wamena,” ujarnya usai melepas truk pengangkut beras di halaman Kantor Gubernur Papua.

Aryoko juga mengajak seluruh pimpinan OPD dan instansi terkait untuk ikut memperkuat pelaksanaan kerja sama lintas daerah tersebut.

“KAD ini terwujud karena hasil kolaborasi kami dengan Bank Indonesia serta tentunya para pelaku usaha di Jayapura sehingga ini menjadi komitmen Pemprov Papua untuk mendukung ketersediaan pasokan beras khususnya premium dan medium,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman, menjelaskan bahwa total 24 ton beras tersebut akan dikirimkan dalam dua tahap, yakni pada November dan awal Desember. Ia menilai langkah ini menjadi solusi bagi kebutuhan pasokan di daerah lain.

“Apalagi akan terjadi peningkatan kebutuhan beras karena menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026,” ujar Faturachman.

Dia menambahkan, pelaksanaan KAD diharapkan mampu menekan inflasi komoditas beras di Wamena sehingga inflasi Papua Pegunungan pada akhir tahun dapat berada dalam kisaran target nasional.

“Dengan pelepasan kendaraan tersebut melambangkan komitmen bersama antara Provinsi Papua dan Papua Pegunungan untuk saling bersinergi dalam pengendalian inflasi daerah,” tuturnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia Papua juga menggelar Gerakan Nasional Pengendali Inflasi Pangan (GNPIP) yang melibatkan berbagai kegiatan, seperti talk show pertanian milenial, pasar murah, penyerahan sertifikat halal, serta penyaluran bantuan kepada Kabupaten/Kota Jayapura dan Keerom. Acara tersebut dirangkaikan dengan pelepasan KAD di halaman Kantor Gubernur Papua pada Kamis (13/11).

You Might Also Like

Humanist Patrol at Samabuasa River, Peace Cartenz Task Force Builds Closer Ties with Residents Through Dialogue and Local Produce

Resident Victim of Severe Assault in Dekai; Operation Damai Cartenz Police Task Force Pursues Perpetrator

Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kejar Pelaku

Youth Forum Urges Papuan Youth to Create and Contribute to the Region

Forum Pemuda Ajak Generasi Muda Papua Berkarya dan Berkontribusi bagi Daerah

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ministry of Public Works Begins Construction of Three Community Schools in Papua
Next Article Papua Provincial Government Highlights KAD as a Key Gateway for Local Business Collaboration
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?