By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Pemerintah Pastikan Tak Tolerir Ujaran Kebencian: Papua Jadi Teladan Kerukunan Nasional
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Pemerintah Pastikan Tak Tolerir Ujaran Kebencian: Papua Jadi Teladan Kerukunan Nasional

SuaraNews Papua
Last updated: 12 Oktober 2025 09:13
SuaraNews Papua 11 bulan ago
Share
SHARE

Timika, Papua Tengah — Aparat penegak hukum memastikan akan menindak tegas siapa pun yang diduga menyebarkan ujaran kebencian, terutama yang dapat memecah belah kerukunan masyarakat di Tanah Papua. Penegakan hukum ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga persatuan dan menunjukkan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan yang mengancam keharmonisan sosial.

Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya konten provokatif di media sosial yang berpotensi memicu konflik antarwarga. Aparat kepolisian menegaskan, penyelidikan dan penindakan akan dilakukan secara profesional sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Selain penegakan hukum, aparat juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga kedamaian dengan tidak ikut menyebarkan informasi yang bersifat provokatif. Masyarakat diminta apabila mendapat ujaran kebencian, agar segera melaporkan kepada aparat penegak hukum agar dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengambil tindakan sendiri yang justru dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Papua. Percayakan penegakan hukum yang berjalan agar semua dapat ditangani dengan baik, tanpa menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat.

Tokoh masyarakat Papua Tengah yang juga tokoh agama, Pendeta Giman Magay, turut mengajak warga untuk tetap tenang dan bersatu menghadapi berbagai isu yang berpotensi memecah belah persaudaraan.

“Ujaran kebencian itu ibarat api kecil di rumput kering. Kalau tidak segera dipadamkan dengan kasih dan hukum, dia bisa membakar kerukunan kita. Saya ajak seluruh umat di Papua Tengah untuk tetap tenang, saling menghargai, dan percaya kepada aparat dalam menegakkan keadilan,” ujar Pdt. Giman Magay.

Pemerintah daerah bersama tokoh adat dan tokoh agama juga menyerukan pentingnya menjaga sikap saling menghargai di tengah keberagaman Papua. Mereka menegaskan bahwa Papua selama ini dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia.

“Papua adalah rumah bagi semua suku dan agama. Mari tong jaga kerukunan hidup di Tanah Papua, jangan biarkan provokasi memecah kita,” kata seorang tokoh adat di Jayapura.

Masyarakat pun diimbau agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar. Aparat juga mengajak warga untuk segera melaporkan setiap konten atau aktivitas yang mengandung ujaran kebencian agar dapat segera ditindaklanjuti.

Dengan komitmen bersama antara aparat, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan Papua tetap menjadi tanah yang damai, penuh toleransi, dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga persaudaraan antarumat.

You Might Also Like

Ketua Barisan Merah Putih Papua Kecam Penyanderaan Warga Sipil di Jila

Gubernur Dorong Anak Kampung Koa Bersekolah di Sekolah Rakyat

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Bripda Jhon Galu Situmorang Terluka Ditembak di Tolikara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kembangkan Penyelidikan

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

TAGGED: Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article The State Stands Present: Government Delivers Aid to Victims of Armed Group Terror in Lanny Jaya
Next Article Government Reaffirms Zero Tolerance for Hate Speech: Papua Stands as a Model of National Harmony
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?