By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Dinas Pendidikan Yapen Apresiasi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KesejahteraanPendidikan

Dinas Pendidikan Yapen Apresiasi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

SuaraNews Papua
Last updated: 25 Maret 2025 19:30
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

Serui, 25 Maret 2025 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Yapen memberikan apresiasi kepada guru dan kepala sekolah dasar yang telah mengikuti pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar (IKM) dan PPM Calistung. Pelatihan ini berlangsung di Distrik Kepulauan Ambai dan Nusawani, yang diikuti oleh 9 sekolah dasar (SD) mulai tanggal 17 hingga 20 Maret 2025.

Kegiatan pelatihan tersebut berhasil dilaksanakan dengan lancar, berkat dukungan dana dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Kepala Bidang Sekolah Dasar, Marinus Manufandu, S.Pd, yang membuka dan menutup acara ini, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah mencapai 100 persen dalam hal pelaksanaan. Namun, menurutnya, Dinas Pendidikan baru menyelesaikan 75 persen dari keseluruhan proses, sementara 25 persen lainnya akan diterapkan di masing-masing sekolah.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah, dengan ilmu yang telah diperoleh dalam kurikulum yang telah dipelajari oleh para guru. Kami berharap, guru-guru dapat mengembangkan metode ini kepada siswa-siswi,” ungkap Marinus Manufandu.

Dalam pelatihan ini, dua hal penting yang diperkenalkan adalah penerapan Kurikulum Merdeka dan e-learning sebagai pendekatan pembelajaran yang diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar di sekolah. Kurikulum Merdeka Belajar dan e-learning diharapkan dapat memberikan alternatif bagi guru untuk mengembangkan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa.

Marinus Manufandu juga mengingatkan pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka, terutama dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar dengan baik di setiap sekolah.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan pendidikan yang lebih merdeka dan relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memberikan kesempatan bagi para pendidik untuk terus berkembang dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berubah.

You Might Also Like

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Task Force Operation Peace Cartenz 2026 Responds to Shooting Incident Near Asologaima Police Station

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

TAGGED: #papua, #pendidikan, KAMTIBMAS
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article South Papua Governor Invites Citizens to Come Together in Building South Papua
Next Article Yapen Education Office Appreciates Teachers in Implementing the Merdeka Learning Curriculum
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?