Papua- Tokoh Adat Lapago, Yuranus Jikwa menyatakan bahwa pihaknya mendukung TNI dan Polri dalam menangani KKB yang kian meresahkan. Yuranus juga menegaskan kepada para anggota kelompok kriminal tersebut, khususnya yang berada di wilayah adat Lapago dan Mee Pago agar tidak melakukan penembakan terhadap masyarakat sipil, lalu membuat pernyataan di media yang tidak benar.
“Kolaborasi antara masyarakat lokal dan aparat keamanan di Papua mempunyai implikasi yang signifikan terhadap meningkatnya efektivitas operasi keamanan, yang mengarah pada berkurangnya kekerasan di Papua,” ucapnya.
Lanjut, ia mengatakan bahwa Kehadiran satuan TNI dan Polri di wilayah-wilayah utama telah memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat serta mengurangi kemampuan kelompok separatis untuk melakukan serangan skala besar. Hasilnya, insiden kekerasan menurun sehingga berkontribusi pada lingkungan yang lebih stabil.
Selain itu, kolaborasi dengan masyarkat lokal membantu aparat keamanan dalam memfasilitasi pelaksanaan proyek pembangunan di Papua. Pembangunan jalan raya, sekolah, dan fasilitas kesehatan, sangat penting untuk mengatasi kesenjangan ekonomi yang berkontribusi terhadap konflik. Kehadiran pasukan keamanan memungkinkan proyek-proyek ini berjalan dengan mengurangi risiko serangan atau sabotase. Dengan memperbaiki kondisi kehidupan dan memberikan peluang ekonomi, inisiatif pembangunan ini membantu mengatasi beberapa akar penyebab konflik.
Ketua Lapago itu juga menyampaikan bahwa dukungan masyarakat lokal terhadap aparat keamanan dalam membasmi KKB merupakan aspek penting dalam konflik di Papua. Kolaborasi ini berdampak signifikan terhadap keamanan dan stabilitas masyarakat di kawasan Papua.
“Pengurangan kekerasan dan perlindungan infrastruktur penting berkontribusi pada lingkungan yang lebih aman, memungkinkan penduduk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih sedikit rasa takut terhadap serangan. Stabilitas ini sangat penting untuk pelaksanaan proyek pembangunan dan peningkatan kondisi kehidupan,” pungkasnya.


