By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Pemerintah Provinsi Papua Tengah Berduka Atas Gugurnya 1 Polisi di Intan Jaya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Peristiwa

Pemerintah Provinsi Papua Tengah Berduka Atas Gugurnya 1 Polisi di Intan Jaya

SuaraNews Papua
Last updated: 20 Januari 2024 18:19
SuaraNews Papua 3 tahun ago
Share
SHARE

Nabire – Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM menyampaikan turut berbelasungkawa atas gugurnya 1 anggota Polri, Bribda Alfiandi Steve Karamoy usai ditembak Kelompok Kriminal Besenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Jumat (19/1/2024).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah kami ucapkan turut berduka cita atas gugurnya 1 anggota Polri di Kabupaten Intan Jaya. Kami merasakan kehilangan yang mendalam dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Ribka Haluk kepada wartawan, Sabtu (20/1/2024).

Ribka Haluk menyesalkan atas peristiwa yang mengakibatkan 1 anggota Polri di Kabupaten Intan Jaya. Apalagi kehadiran aparat TNI-Polri di daerah tersebut untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“TNI-Polri merupakan alat negara untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Harusnya kejadian ini tidak boleh terjadi. Untuk kejadian ini kami harap pelakunya diproses sesuai dengan perbuatannya,” tuturnya.

Ribka menegaskan agama apa saja tak membenarkan adanya peristiwa ini, apalagi sampai merebut nyawa seseorang. Ia mengharapkan agar pertumpahan darah seperti ini tak boleh lagi terjadi.

“Agama apa saja tak membenarkan adanya pertumpahan darah. Saya tegaskan mari hentikan segala bentuk kekerasan apa pun di Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya.

Ribka Haluk mengharap agar masyarakat juga tidak terprovokasi atas peristiwa ini. Ia mengharapkan agar masyarakat mendukung pemerintahan yang ada di Kabupaten Intan Jaya, yang saat ini dipimpin anak daerah setempat.

“Saat ini di Intan Jaya Pj Bupatinya anak daerah, jadi saya mengajak mari mendukung pemerintah daerah yang saat ini fokus membangun demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan apabila konflik ini terus berlangsung, hal itu tentu akan bedampak kepada masyarakat luas. Sehingga atas kepentingan apapun tak boleh lagi ada aksi pertumpahan darah apalagi teror tembak menembak.

“Apabila konflik ini tidak dihentikan, hal itu hanya merugikan masyarakat, sebab perekonimian akan terhenti, aktivitas pendidikan, kesehatan dan pemerintahan juga pasti akan terhenti. Maka dari itu saya menghimbau hentikan,” pintanya

You Might Also Like

Integrasi Papua ke Indonesia, Akademisi Unud: Sah Secara Hukum Internasional

Di Balik Narasi Perjuangan, Warga Sipil Papua Menjadi Korban Kekerasan

Papuan KKB Group Exploits Minors, Papuan Figures: This is a Human Rights Violation

Kelompok KKB Papua Eksploitasi Anak-anak di Bawah Umur, Tokoh Papua: Ini Pelanggaran HAM

Police Investigate Armed OTK in Wakia Village

TAGGED: Pemerintah Provinsi Papua Tengah Berduka Atas Gugurnya 1 Polisi di Intan Jaya
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kaops Damai Cartenz Leads Ceremony to Release Body of Late Brigadier Alfando Steve Karamoy in Timika
Next Article The Central Papua Provincial Government Mourns the Death of 1 Police Officer in Intan Jaya
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?